KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-7, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mapan, Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen menggelar acara bertajuk Karangsari Bersholawat. Acara berlangsung di Lapangan Desa Karangsari, Kebumen, Jumat malam 20 Desember 2024.
Sholawat dipimpin oleh KH. Johan Amru Al Hafidz di iringi grup sholawat dari Pondok Pesantren Al Istiqomah, Karangsari Kebumen serta di isi tausiah oleh Ky. Nur Fauzan dari Kebumen. Hadir Camat Kebumen Karyanto, Kepala Desa Karangsari Endarta, Direktur BUMDES Mapan Sri Brimawati, Ketua panitia Drs.Bambang Widadi serta tokoh masyarakat.
Ketua Panitia HUT BUMDes Mapan, Drs. Bambang Widadi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan BUMDes selama tujuh tahun terakhir. Acara tersebut menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia untuk menyemarakkan perayaan ini.
“Acara malam ini adalah salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati hari ulang tahun BUMDes Mapan yang ke-7 tahun, yaitu Karangsari Bersholawat. Acara berikutnya besok ada gowes sepeda serta lomba rebana,” ujarnya.
Bambang mengatakan di tahun 2024 omzet BUMDES Mapan meningkat dari tahun sebelumnya. Ia berharap BUMDES bisa semakin maju dan berkembang serta bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.
“Tahun 2023, kami mendapat laba sekitar Rp5 miliar, dan tahun ini meningkat menjadi Rp6-7 miliar. Semoga BUMDes terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar untuk Desa Karangsari serta masyarakat umumnya,” tambah Bambang.
Sementara itu Camat Kebumen, Karyanto, memberikan selamat atas hari jadi ke 7 tahun. Ia juga mengapresiasi atas pencapaian BUMDes Mapan.
“Semoga semakin mapan, sukses, dan maju serta membawa manfaat untuk masyarakat, khususnya Desa Karangsari. Saya juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-7 untuk BUMDes Mapan. Mudah-mudahan semakin sukses dan lancar,” ucapnya.
Karyanto juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada menghadapi musim penghujan. Ia mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan di musim penghujan.
“Saya mohon kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan. Biasanya musim hujan ada genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah. Mari kita kelola sampah dengan baik agar lingkungan bersih serta meminimalisir risiko banjir,” imbaunya.
Acara sholawat malam itu berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan warga yang memadati lapangan desa. Diharapkan, kegiatan ini tak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Karangsari. (K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















