PEJAGOAN, Kebumen24.com – Sebuah rumah milik Wasiman, warga Dusun Silekor, Desa Logede, Kecamatan Pejagoan, rusak parah setelah tertimpa pohon besar pada Minggu 3 November 2024, sekira pukul 13.30 WIB. Kejadian ini disebabkan oleh pohon Walikonang yang tumbang akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Kepala Desa Logede, Imdad Durokhman, menjelaskan bahwa pohon besar yang berada di belakang rumah korban tumbang karena kondisi tanah yang tidak kuat menahan beban pohon akibat hujan lebat.
“Tanah di sekitar pohon Walikonang sudah jenuh dan tidak mampu menahan berat pohon, akhirnya pohon itu roboh dan menimpa rumah Pak Wasiman. Hampir seluruh bagian atap, yakni sekitar 98 persen, mengalami kerusakan parah,” jelasnya.
Selain atap, tembok rumah serta beberapa perabotan juga mengalami kerusakan. Kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, keluarga Wasiman yang terdiri dari lima orang kini harus mengungsi ke rumah tetangga yang tidak terpakai.
Pasca-kejadian, pemerintah desa bersama warga setempat segera mengamankan lokasi kejadian, memutus sambungan listrik, serta membersihkan material yang memungkinkan untuk dirapikan. Kepala Dusun Silekor, Parijo, juga melaporkan insiden ini kepada BPBD Kebumen yang langsung melakukan asesmen di lokasi. Namun, proses evakuasi pohon tertunda akibat cuaca buruk dan kondisi tanah yang masih licin.
Pemdes Logede bersama BPBD dan warga setempat telah merencanakan aksi gotong-royong pada esok pagi untuk mengevakuasi pohon dan membersihkan puing-puing di lokasi kejadian.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















