KEBUMEN, Kebumen24.com – Di era modern saat ini, penggunaan cobek—alat penghalus bumbu dapur tradisional—semakin tergeser oleh peralatan elektronik seperti blender. Meskipun demikian, pengrajin cobek batu di Kebumen tetap bertahan dan terus bersaing dengan alat-alat masak modern.
Pembuatan cobek batu tradisional ini masih dilestarikan oleh warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kebumen, Jawa Tengah. Sebagian besar masyarakat di desa ini menggali batu cadas secara manual setiap harinya untuk diolah menjadi cobek dan ulekannya.
Tukul, salah satu pengrajin yang masih setia menekuni pembuatan cobek batu, menyatakan bahwa teknik pembuatan cobek di desanya telah diwariskan secara turun-temurun. Ia mengaku sudah lebih dari 30 tahun menjadi pengrajin cobek, dengan kemampuan memproduksi hingga 60 set cobek dan ulekan per hari.
“Teknik pembuatannya sudah diajarkan dari generasi ke generasi. Batu kami ambil dari pegunungan, lalu dibentuk secara kasar menjadi cobek dan ulekan setengah jadi. Setelah itu, kami haluskan menggunakan gerinda listrik hingga siap dipasarkan,” ujar Tukul.
Harga satu set cobek lengkap dengan ulekannya bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp50.000, tergantung ukuran dan kualitasnya. Meskipun menghadapi persaingan dari alat elektronik modern, cobek batu asal Penusupan ini masih diminati oleh sebagian masyarakat, karena dianggap dapat memberikan cita rasa masakan yang lebih nikmat dibandingkan alat modern.
“Cobek batu dari Penusupan ini terkenal karena menggunakan batu cadas yang kuat. Untuk bahan mentahnya, saya bisa menghasilkan sekitar 10-20 cobek per hari, tergantung kekuatan tenaga. Untuk proses penghalusan dengan gerinda, saya bisa menyelesaikan hingga 60 cobek sehari. Pasarnya pun luas, sampai ke Bekasi, Purwokerto, dan Cilacap. Ukuran yang paling laris adalah 27 cm, dengan harga jual sekitar Rp35.000 hingga Rp40.000,” tambahnya.
Cobek batu buatan warga Penusupan ini tetap eksis di tengah maraknya alat masak elektronik. Banyak yang percaya bahwa proses tradisional pembuatan cobek dapat memberikan rasa yang lebih autentik dan lezat pada masakan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















