KEBUMEN, Kebumen24.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen kembali membuat gebrakan dengan membuka program umroh perdana dengan biaya terjangkau, yaitu hanya Rp 19.000.000. Program ini diinisiasi di bawah kepemimpinan Dr. Imam Satibi dan KH Afifudin Khanif Al Hasani sebagai wujud kepedulian PCNU terhadap masyarakat kecil yang ingin menunaikan ibadah umroh.
Hal itu disampaikan saat menggelar pelatihan manajemen haji dan umroh di Aula Grand Kolopaking Kebumen, Selasa 10 September 2024. Pelatihan diikuti oleh segenap pengurus harian Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kebumen.
‘’ Jadi kami PCNU Kebumen membuka program umroh perdana dengan harga terjangkau, yaitu Rp 19.000.000. Harga minimalis ini dipilih sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kecil agar mereka juga memiliki kesempatan untuk menunaikan ibadah umroh,’’terang Ketua PCNU Dr. Imam Satibi.
Satibi menjelaskan, program ini diluncurkan dengan tujuan memberi kesempatan kepada umat Islam di Kebumen, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, untuk dapat menunaikan ibadah umroh tanpa harus terbebani biaya yang terlalu tinggi.
“Kami mencari harga yang paling terjangkau sebagai bentuk keberpihakan kepada umat, agar lebih banyak masyarakat yang dapat menjalankan ibadah umroh dengan biaya yang sesuai kemampuan,” ujarnya.
Adapun pelatihan ini merupakan bagian dari upaya PCNU Kebumen dalam mengembangkan layanan haji dan umroh yang lebih profesional dan mengutamakan kepuasan jamaah. Terutama untuk membekali para pengurus dengan keterampilan dan pengetahuan dalam manajemen haji dan umroh. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Pengelola KBIHU NU Cilacap, Biro Travel Alais, serta Bank Kebumen.
‘’ Jadi kami bersama Rais Syuriyah KH Afifudin Khanif Al Hasani, melakukan terobosan baru dalam mengembangkan layanan ibadah haji dan umroh. Langkah ini diwujudkan melalui pelatihan manajemen haji dan umroh yang ditujukan kepada segenap pengurus harian MWC NU di Kebumen,’’tegasnya.
Menurutnya, kebutuhan untuk terjun ke layanan haji dan umroh didasarkan pada banyak pertimbangan dan banyaknya penyelenggara haji dan umroh yang hanya berorientasi bisnis tanpa memperhatikan kepuasan jamaah. Belum lagi maraknya travel umroh abal-abal yang merugikan umat menjadi alasan kuat bagi PCNU Kebumen untuk berperan aktif memberikan layanan yang lebih baik.
“Sebagai organisasi keagamaan terbesar, PCNU Kebumen merasa terpanggil untuk memberikan layanan dengan pendekatan kemaslahatan dan kepuasan umat. Kami ingin memastikan umat mendapatkan layanan yang berkualitas,” ujar Dr. Imam Satibi.
Sementara itu, Rois Syuriyah PCNU Kebumen juga memberikan penguatan terkait pentingnya PCNU Kebumen tampil modern, profesional, dan terkelola dengan baik dalam berbagai aspek layanan keumatan. Acara ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan layanan haji dan umroh yang lebih profesional, guna memberikan kepuasan dan kemaslahatan bagi umat Islam di Kebumen.
“NU tidak boleh tertinggal dalam perkembangan teknologi dan informatika,” tegas Rois Syuriyah.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















