KEBUMEN, Kebumen24.com – PPK ORMAWA Lesbudinusa UMNU Kebumen sukses menggelar Gelar Pentas Budaya Karangsari bertajuk ‘’Simfoni Multikultural Merayakan Keberagaman Budaya di Satu Panggung,”. Kegiatan berlangsung meriah hingga malam puncak di GOR Bei Wangsa Karangsari, Sruweng baru baru ini.
Hadir secara langsung dan memberikan dukungan dari perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Istiadi selaku ketua bidang kebudayaan. Kegiatan juga dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Karangsari mulai dari perangkat pemerintahan desa, tokoh budayawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, RT , RW, karang taruna, serta masyarakat.
Zulfa Nabila, M.Pd., selaku dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMNU Kebumen menjelaskan acara ini merupakan inovasi dari Tim PPK Ormawa Lesbudinusa yang mana biasanya kegiatan seni budaya digelar hanya bersifat mono atau tunggal. Namun kini dikemas dengan berbeda melalui kegiatan multiprogram.
‘’Kegiatan inovasi ini nantinya akan menjadi program tahunan yang akan rutin digelar di Desa Karangsari secara berkelanjutan. Gelar Budaya Karangsari menampilkan berbagai pertunjukan seni yang menarik dan kegiatan interaktif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat,’’jelasnya kepada media, Senin 2 September 2024.
Selain itu, dalam kegiatan ini juga digelar aksi donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Kebumen. Para peserta cukup antusias menunjukkan kepedulian sosial dengan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Kemudian penampilan Pentas Seni Kuda Lumping yang berlangsung sekitar 2,5 jam hingga sore hari. Sedangkan untuk malam puncak diisi dengan penampilan pentas kesenian.
‘’Pentas yang pertama diisi oleh tim PPK Ormawa Lesbudinusa dengan menampilkan seni karawitan untuk mengiringi Tari Cepetan Khas Kebumen yang penuh dengan filosofi. Tak ketinggalan penampilan seni karawitan yang dibawakan oleh Karang Taruna Tunas Mulya. Termasuk penampilan Pentas Seni Jam Janeng yang merupakan kesenian khas Kabupaten Kebumen,’’imbuh Zulfa Nabila.
Acara ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat untuk saling mengenal dan merayakan keberagaman budaya yang ada di Desa Karangsari agar terus dijaga dan dilestarikan eksistensinya. Melalui kegiatan ini diharapkan, eksistensi keberagaman budaya di Karangsari lebih berkembang dan dikenal luas.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















