KEBUMEN, Kebumen24.com- Jelang tahun politik pemilu 2024, engurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menekankan kebebasan berdemokrasi bagi warga Nahdliyin. Jadikan perbedaan sebagai bhineka tunggal ika.
Hal itu dikemukakan pada acara Halaqoh Fikih Peradaban, di Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu Kebumen, Sabtu 9 Desember 2023. Acara menghadirkan narasumber Ketua Lakpesdam PBNU Gus Ulil Abshar Abdalla. Hadir pula Pengasuh Ponpes Alkahfi, KH Afifudin Chanif Al Hasani, Rektor UMNU Kebumen Dr. Imam Satibi serta sejumlah tokoh NU Kebumen.
Mohamad Wafa selaku PIC Person In Charge mengatakan kegiatan fiqih peradaban ini merupakan program PBNU yang kedua kalinya digelar. Tujuanya yakni untuk membuka wawasan dan pemikiran dari warga Nahdliyin, dengan harapan dapat memiliki mindset yang baik.
‘’ Jadi ini merupakan program PBNU yang kedua digelar di Kebumen. Tujuanya untuk memberikan pembekalan kepada warga Nahdliyin agar memiliki wawasan luas, baik secara nasional maupun internasional, utamanya terhadap semua isu-isu global maupun pandangan-pandangan politik terkait dengan islam serta juga hubungan internasional,’’jelasnya.
Adapun materi membahas terkait dengan ijtihad ulama bidang sosial dan politik. Disini ditekankan untuk menjujung tinggi kecintaan terhadap negeri, tidak boleh kanan atau kiri. Jadikan perbedaan sebagai bhineka tunggal ika.
‘’Ijtihad ulama terkait dengan sosial dan politik ini tidak bisa dibedakan antara sosial dan politik karna tentu hanya merupakan suatu yang padu dari dulu sampai sekarang itu tetap istiqomah, tetap dalam bentuk yang moderat,’’imbuhnya.
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan ini merupakan agenda warga nahdlyin yang harus turut serta berkontribusi terhadap perdamaian dunia, utamanya jelang tahun politik. Menurutnya, secara keseluruhan NU mengikuti prinsip bebas berdemokrasi.
‘’ Disini kami tekankan, monggo mau memilih kubu yang mana atau paslon yang mana secara politik tidak ada paksaan sama sekali. Dan untuk PBNU sudah menyatakan sikap bahwa PBNU secara khitoh netral dalam perpolitikan,’’pungkas Mohamad Wafa. (K24/Alam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















