Pemerintahan

Polres Kebumen Tanggapi Keluhan Tukang Becak

1266
×

Polres Kebumen Tanggapi Keluhan Tukang Becak

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Polres Kebumen kembali menggelar kegiatan “Jumat Curhat” untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat. Kali ini dilakukan bersama para tukang becak dan ojek pangkalan di simpang empat Kedungbener, Jumat 15 September 2023.

Dalam kesempatan ini, salah satu Abang Becak Motor (Bentor) Abdul Basar (48) mengungkapkan pernah merasa ditipu oleh salah seorang penumpangnya. Dimana, saat itu ia membawa penumpang dari Kelurahan Selang dengan tujuan ke Jalan Kolopaking Kebumen diajak melanggar lalulintas agar jaraknya tidak terlalu jauh, sehingga ongkos becaknya lebih murah.

“Karena saya ingin menjemput rejeki bukan menjemput malaikat, saya tidak mau melanggar. Saran saya saat itu tetap harus lewat depan Polsek Kebumen lalu dari Pasar Koplak ke selatan. Namun yang terjadi penumpang itu memilih turun di Pegadaian Kebumen, dan tidak mau membayar becak saya,” kata Abdul Basar.

Karena tidak mau cek-cok, akhirnya hari itu Abdul Basar tidak jadi meminta imbalan jasanya padahal sudah berjalan cukup jauh.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Binmas Polres Iptu Joyo Suharto mengatakan, itu bukan kali ini saja. Bahkan, pada Jumat Curhat lalu juga pernah ada Abang Bentor mengeluhkan kejadian serupa.

“Ternyata banyak kasus seperti itu di Kebumen. Saran kami, bapak jangan mau melanggar. Karena resiko terburuknya adalah kecelakaan. Jika bapak sakit karena kecelakaan, bukannya nanti malah menambah panjang masalah,” ungkap Iptu Joyo didampingi Kabaglog Kompol Hari Harjanto dan Kasat Tahti Iptu Tontowi.

Dikatakan Iptu Joyo, jika ada penumpan nakal bisa lapor ke petugas kepolisian baik di Polres maupun Polsek untuk menjadi penengah.

“Setiap hari kita patroli Pak. Kalau ada petugas kami sedang berpatroli dihentikan saja, lalu laporkan. Nanti kita lakukan mediasi,” jelas Iptu Joyo.

Kompol Hari Harjanto menambahkan, abang becak harus benar-benar hati-hati saat membawa penumpang terutama untuk Bentor. Kecepatan harus diperhatikan karena kendaraan becak bukan didesain berpenggerak mesin tempel.

“Sebenarnya mesin tempel tidak layak untuk di jalan raya. Kendaraan Bentor tidak seperti kendaraan penumpang masal keluaran pabrik. Sehingga bapak-bapak harus sangat berhati-hati,” katanya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com