KEBUMEN, Kebumen24.com,- Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kebumen di Sektor Pariwisata selama libur lebaran tidak tercapai. Bahkan, pendapatan tahun ini lebih rendah dibandingkan lebaran tahun lalu.
Realisasi target PAD sektor Pariwisata pada libur lebaran tahun ini tercapai Rp 1,3 milyar jauh dari target yang ditetapkan yakni Rp 4,1 milyar. Capaian target pendapatan ini, tidak tercapai 50 persen.
Seperti halnya kunjungan di pantai suwuk yang mengalami penurunan wisatawan sekitar 15 ribu pengunjung dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pendeknya libur lebaran tahun ini, ditengarai menjadi salah satu penyebab target pendapatan wisata di Kebumen tidak tercapai.
Hal tersebut disampaikan oleh Sub Koordinator Usaha dan Jasa Sarana Pariwisata Disporawisata Kabupaten Kebumen Agus Junaidi baru baru ini. Menurutnya, banyaknya obyek wisata yang dikelola oleh Desa, menyebabkan masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengisi libur lebaran. Sehingga banyak masyarakat yang memilih liburan di obyek obyek wisata tersebut.
‘’ Belum lagi libur lebaran tahun ini juga relatif lebih pendek dibandingkan tahun sebelumnya. Karena libur lebaran kemarin jatuh pada weekend, yang otomatis cuti bersama terpangkas, sehingga capaian libur lebaran hanya maksimal 3 hari bagi masyarakat.’’terangnya.
Dikatakan, untuk upaya mendongkrak kunjungan Pariwisata di Kebumen sudah beberapa dilakukan, salah satunya melalui bidang pemasaran. Melalui median elektronik, dan juga media sosial untuk meningkatkan kunjungan masyarakat.
Disamping itu juga dilaksanakan pengembangan dan pemeliharaan obyek wisata. Seperti pengembangan obyek wisata pemandian air panas Krakal yang sudah diselesaikan pada tahun 2022, dengan didirikannya villa krakal.
Sedangkan di tahun 2023 ini, pemerintah daerah Kabupaten Kebumen berencana mengembangkan obyek wisata Pantai Pandan Kuning Petanahan. Disitu akan dibangun wahana, Pandan Kuning Beach Park, jadi nanti ada beberapa fasilitas Permainan anak dengan memakan anggaran sebesar Rp 20 milyar.
” Disamping kita pilih yang di area selatan, artinya kita juga dekat dengan bandara dan disitu sudah ada JJLS disitu, sehingga aksesnya memudahkan,”pungkasnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















