KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk melestarikan kesenian tradisional, Sanggar Wirobudoyo Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit, baru baru ini melaunching serial ketoprak cinema. Menariknya, tema yang diangkat adalah Cerita Lokal Pesisir Selatan Urutsewu Kebumen.
Seniman Ketoprak Widodo Sunu Nugroho mengatakan, dalam filem yang berdurasi sekitar 40 menit tersebut, setidaknya ada dua kepentigan yang bertemu dalam pembuatan filem ini. Salah satunya sebagai upaya untuk melestraikan kesenian ketoprak dengan menyesuaikan selera masyarakat.
Selain itu, filem ini mencoba mengangkat sejarah lokal dikawasan pesisir Urutsewu Kabupaten Kebumen. Dimana, ini menceritakan seorang tokoh Gomowijoyo dari sudut padang berbeda, yang di masa kolonial dianggap sebagai perampok, namun bagi masyarakat dianggap sebagai pahlawan.
‘’ Pada pembuatan karya serial ketoprak cinema ini sanggar wirobudoyo bekerjasama dengan konsorsium WALHI Yogyakarta dan sejumlah seniman lainnya. Harapanya, setelah menonton film ini masyarakat akan lebih mudah untuk mengapresiasi kesenian ketoprak yang asli.’’jelasnya.
Untuk sementara ini sanggar wirobudoyo juga rutin menggelar latihan karawitan dan ketoprak. Ini cukup diterima oleh masyarakat terutama dalam hal pementasan ketika warga menggelar hajatan.
‘’Yang menarik kesenian rakyat ini dihidupi oleh rakyat sendiri tanpa capurtangan dari pemerintah pun tetap eksis dimasyarakat.’’imbuhnya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















