KLIRONG, Kebumen24.com,- Adanya gelombang tinggi membuat puluhan nelayan di Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong Kebumen terpaksa memilih untuk tidak melaut. Perahu perahu mereka terparkir di Dermaga Tempat Pelalangan Ikan.
Salah seorang nelayan Riski Haryanto mengaku sudah hampir satu bulan terakhir tidak melaut dan memilih mencari ikan di pinggiran Dermaga. Ini sebabkan cuaca buruk dan gelombang tinggi.
‘’Ini sudah berlangsung kurang lebih selama satu bulan. Akibatnya, banyak nelayan yang mencari ikan di pinggiran Dermaga dan beralih profesi,’’ujarnya, Rabu 4 Januari 2023.
Menurutnya, saat ini penghasilannya menurun drastis karna tidak bisa melaut. Ia berharap, cuaca bisa segera membaik agar para nelayan bisa kembali mencari ikan seperti biasanya.
“Nggak melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi, udah satu bulanan tidak melaut, ya harapan nelayan nya gitulah ikan semakin banyak cuaca semakin membaik, nggak hujan terang itu penginnya nelayan, kalo nelaut pakai perahu biasa, kalo berangkat 2 orang sampai 3 orang kalo saya dua orang seringnya, kalo melaut si hasil nggak tentu, kadang hasil 200, 500 kalo pas lagi diberi ikan banyak bisa sampai satu juta, setiap berangkat, kalo saat ini ya lagi susah susahnya, penurunan jauh,” ucapnya.
Selain itu, cuaca buruk juga menyebabkan petani udang vaname merugi. Pasalnya, banyak udang yang mati, karena tidak bisa bertahan dari perubahan cuaca yang terjadi.
Salah seorang petani Tambak udang vaname desa Tanggulangin Edi Kurniawan mengatakan akibat cuaca buruk menyebabkan suhu kolam budidaya tidak menentu.
‘’ Karena air kolam tempat budidaya seharusnya di suhu 30 drajad, namun karena cuaca buruk, bisa turun dan menyebabkan pertumbuhan udang tidak sehat dan akhirnya mati.’’jelasnya.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















