PETANAHAN, Kebumen24.com,- Berbekal pelatihan dari Disperindag, Supriyani, warga Dukuh Pejaten Desa Jatimulyo Kecamatan Petanahan Kabupaten Kebumen, kini fokus menekuni pembuatan kue Bakpia. Meski baru dua bulan, namun sudah kebanjiaran order dan bahkan pesanan hingga luar kota.
Kue Bakpia dengan brand “Bakpia Sekar Kinanti Pak Dulud” dijual dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 40 ribu per box, dengan isi 20 butir. Untuk rasa cukup bervarian, mulai dari original, durian, pandan, strawberi dan rasa Kopi Joss.
” Awal mula mencoba gagal sampai 4 kali mas, mencoba terus dan akhirnya berhasil, saya tawarkan ke teman dan tetangga ternyata mereka pada suka,” ucapnya Senin, 2 Januari 2022.
Menurut Supriyani, tidak ada bumbu khusus dalam pembuatan Bakpia itu. Hanya saja, menggunakan bahan yang ada, seperti Kacang Hijau, Tepung Terigu dan gula pasir.
” Paling kendalanya kacang hijau yang terkadang langka di pasaran, ya solusinya sebelum bahan baku habis, sudah belanja lagi,” jelasnya.
Sedangkan untuk penjualan, ia mengandalkan media sosial dan juga reseller yang datang langsung ke tempat produksinya. Bakpia buatannya tersebut kini sudah mulai merambah ke Kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya dan Bandung.
‘’Karena banyaknya orderan yang masuk setiap harinya, sekarang saya dibantu oleh 3 orang karyawan, yang merupakan tetangga sekitar, dalam satu hari pernah mencatatkan rekor 50 box pesanan sehari.(k24/imam).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















