KEBUMEN, Kebumen24.com – Untuk meningkatan pengembangan usaha purna pekerja migrant indonesia(PMI), Migrant Care Kebumen melakukan survey Perlindungan Sosial dan kondisi dan potensi ekonomi produktif. Survey Perlindungan sosial dilakukan untuk mendapatkan data akses dan ketercakupan program perlindungan sosial pekerja migran.
Sedangkan survey kondisi dan potensi ekonomi dilakukan untuk mendapatkan data kondisi dan potensi ekonomi pekerja sebelum, saat dan setelah pandemi Covid 19. Temuan dalam survei tersebut, yakni banyak potensi-potensi yang bisa di pakai oleh para pengambil kebijakan.
Survey dilakukan di enam desa dari tiga Kecamatan di Kabupaten Kebumen. Diantaranya Desa Pandanlor, Tanggulangin, Tambakprogaten, Jogosimo di Kecamatan Klirong, desa Krandegan Puring dan Desa Karanggadung Kecamatan Petanahan.
Saeful Anas selaku Koordinator migrant care kebumen meyampaikan sosialisasi hasil survey potensi ekonomi terhadap para pekerja migrant ini yang dilakukan pada periode juli hingga agustus 2022 lalu. Untuk hasil datanya disampaikan kepada masyarakat dan pemerintah desa.
‘’ Temrasuk Dinas terkait mengenai berbagai macam usahanya yang selama ini dianggap kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.’’terangnya, Selasa 27 Desember 2022.
Dengan adanya hasil survey ini diharapkan ada kebijakan yang konkrit dan bisa membantu pengembangan usaha para purna pekerja migrant. Dengan begitu dapat meningkatkan perekonomian kelaurganya tanpa harus pergi keluar negeri lagi.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















