PEJAGOAN, Kebumen24.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Kebumen mengajak mahasiswa untuk turut serta mendukung program pencegahan kekerasan khususnya terhadap perempuan dan anak. Terlebih, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kebumen masih cukup tinggi.
Hal itu disampaikan Kabid P3A Dinsos Kebumen, Marlina Indrianingrum, saat menggelar Sosialisasi, di Universitas Putra Bangsa Kebumen Senin, 14 September 2022.. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber sebagai pemateri yaitu Kanit 4 Sat Reskrim PPA Polres Kebumen Toni Rio S.H M.H dan Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kebumen Salim Wazdy.
‘’ Angka kasus kekerasan terhadap perempuan sudah sering terjadi dan banyak menimbulkan dampak negatif. Ada beberapa jenis kekerasan diantaranya kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual dan juga penelantaran terhadap perempuan. Di Kebumen sendiri kekerasan seksual adalah kasus yang paling tinggi.” ucapnya.
Lebih jauh Marlina mengatakan kekerasan tidak hanya terjadi di lingkungan keluarga saja tapi juga bisa di lingkungan sekolah dan kampus. Untuk itu ia berharap melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan para mahasiswa agar tidak menjadi korban kekerasan.
“Pelaku kekerasan seringkali dari orang terdekat kita, namun terkadang korban enggan menceritakan telah menjadi korban kekerasan karena malu. Ketika ada yang melakukan tindak kekerasan silahkan adek-adek bisa melaporkan ke pihak kampus, polsek, dinas sosial kebumen dan polres kebumen.” imbuhnya.
Sementara itu Wakil Rektor 2 Tuti menyambut baik adanya sosialisasi tersebut. Menurutnya ada banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan. Diantaranya faktor ekonomi, faktor budaya serta persepsi bahwa perempuan layak diperlakukan apa saja.
‘’ Untuk itu diperlukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan. Salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam mencegah kekerasan perempuan. Ini menjadi perhatian kita semua, adek-adek mahasiswa selaku penerus bangsa. Diperlukan upaya dari seluruh pihak salah satunya mahasiswa untuk berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan.” (K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















