SEMPOR, Kebumen24.com,- Untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor ketika musim penghujan tiba, Desa Kenteng Kecamatan Sempor Kebumen memperbaiki sejumlah tanggul yang rusak. Pembangunannya dilakukan di 3 titik, dengan total anggaran sebesar Rp 27 juta yang diambil dari Dana Desa.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Kenteng Mustolih saat ditemui Senin, 19 September 2022. Pembangunan talud dilakukan di Dukuh lor dan Dukuh Krajan dengan panjang 12 meter tinggi 2 meter, dan juga Dukuh Karangsambung dengan panjang 25 meter dan tinggi 1 meter.
‘’Perbaikan tanggul ini memakan anggaran sebesar Rp 27 juta, yang diambilkan dari anggaran Perubahan PPKM Dana Desa, yang belum terserap karena kondisi yang sudah mulai membaik. Apabila, tanggul tersebut tidak segera ditangani, maka dikahwatirkan akan memakan badan jalan, yang merupakan akses satu satunya masyarakat di pedukuhan tersebut.’’jelasnya.
Pembangunan ditargetkan akan memakan waktu selama 5 hari. Diharapkan ketika musim hujan tiba, tanggul tersebut telah siap untuk mengalirkan air, untuk pencegahan longsor.
Terlebih, Desa Kenteng masuk dalam zona merah daerah rawan longsor di wilayah Kecamatan Sempor. Untuk itu diharapakan dengan pembangunan ini, masyarakat yang berada di lokasi sekitar bisa aman dari ancaman tanah longsor, serta akses jalan tidak terputus.
” Harapannya, jalannya lebih aman karena ini akses jalan satu satunya di wilayah RT 01 RW 05, nanti kalo tidak ditangani kan akan masyarakat yang akan berdampak, karena Kenteng masuk zona merah di wilayah kecamatan Sempor untuk bencana tanah longsor,” jelasnya.(k24/imam/arta).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















