KEBUMEN, Kebumen24.com – Adanya gelaran Kebumen International Expo dirasa memiliki dampak luar biasa khususnya bagi Investasi masuk di Kebumen. Tak tanggung tanggung, dari target Rp100 miliar, justru Investasi yang masuk sekitar Rp704 miliar.
Hal itu disampaikan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat membuka acara International Business and Investment Forum (IBIF) di hari keenam pelaksanaan Kebumen International Expo (KIE) di Pendopo Kabumian, Kamis 30 Juni 2022. Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pengusaha dan pimpinan BUMN/BUMD.
‘’Total nilai investasi. Jadi ini melebihi target karena di KIE awalnya kita hanya menargetkan investasi sebesar Rp100 miliar. Alhamdulillah semoga bisa dimudahkan,” ucap Bupati.
Investasi masuk diwujudkan dalam bentuk bukti kesepahaman yang ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI), dimana, ini sebuah dokumen yang menyatakan komitmen awal satu pihak untuk berbisnis dengan pihak lain.
Bupati mengaku, ada perusahaan yang berminat untuk berinvestasi di Kebumen. Perusahaan tersebut yakni dengan PT. JJ Glove Spotec Indonesia (Industri Pakaian Jadi – Konveksi dari Tekstil) dengan nilai investasi 35.000.000$ atau Rp 520.975.000.000. Kedua PT. Cemerlang Unggas Lestari / CUL (Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) dengan nilai investasi Rp 90.000.000.000.
Ketiga dengan RSU PKU Muhammadiyah Kutowinangun dengan nilai investasi sebesar Rp 42.963.933.342. Keempat pembangunan kawasan tambak udang modern atau shrimp estate dengan nilai investasi Rp 50.000.000.000.
Bupati menyatakan, IBIF adalah upaya pemerintah daerah membangun kemitraan strategis dengan investor. Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kepada para investor yang hadir dalam IBIF ini, pihaknya berkomitmen untuk memberikan keamanan berinvestasi dan kemudahan berusaha kepada seluruh investor dan calon investor dengan pelayanan yang transparan, mudah, ramah dan tepat waktu.
“Kita bersyukur hari ini ada kesepahaman antara pemerintah daerah dengan para investor yang mau menanamkan investasi di Kebumen melalui pendirian usaha, sehingga bisa membuka puluhan ribu tenaga kerja bagi masyarakat Kebumen,” ujar Bupati.
Dalam acara ini yang diselenggarkan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kebumen itu juga digelar launching Aplikasi Web Investasi GALAKSI atau Gerai Layanan Kebumen Pro Investasi dari DPMPTSP. Launching Kredit Nelayan dari PT BPR BKK Kebumen.
Tanda Tangan MoU pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Jateng dan DIY antara Badan Pelaksana Otorita Borobudur dengan Pemkab Kebumen, serta MoU Geopark Karangsambung Karangbolong dengan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.
Kemudian disertai juga pemberian modal kredit dari BPR PKK Kebumen kepada dua nelayan Kebumen, masing-masing Rp50 juta dan Rp25 juta.(k24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















