KEBUMEN, Kebumen24.com,- Penyerahan Hadiah berupa Uang Pembinaan,Tropi dan Piagam mewarnai peringatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Madrasah Aliyah Negri (MAN) 1 Kebumen. Acara ini sekaligus untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2021.
Kegiatan mengangkat tema “Dengan Semangat Sumpah Pemuda Kita Wujudkan Santri Madrasah Mandiri Berprestasi”, berlangsung di Aula Gedung setempat, Sabtu, 30 Oktober 2021. Para pemenang merupakan peserta lomba dalam rangka gebyar bulan bahasa yang jatuh setiap bulan Oktober. Lomba digelar mulai 16 Oktober hingga 23 Oktober 2201 dan diikuti oleh para siswa tingkat SMA hingga siswa MTS/SMP se Kabupaten Kebumen.
Adapun jenis perlombaan yaitu Perlombaan Internal, Lomba K3, Lomba Vocal Group dengan pilihan Lagu Nasional, Lomba Geguritan dengan tema Perjuangan, Perlombaan Eksternal, Musikalisasi Puisi dengan pilihan puisi, Gerak dan Lagu Dolanan Jawa, Poster dengan tema, Da’i Muda dengan tema Moderasi Beragama. Kemudian Story Telling dengan Tema Cerita Islami, PMR berupa Video P3K, Kompetisi Sains (Matematika, IPA, IPS), dan Vudeo Vlog dengan Tema Santri Berprestasi serta perlombaan lainya.
Kepala sekolah MAN 1 Kebumen Sodhikun, S.Ag.,M.Pd.I menjelaskan tujuan dari kegiatan ini juga untuk melaksanakan progam kerja OSIS MAN 1 Kebumen masa bakti 2021/2022. Termasuk sebagai sarana pembinaan, pengembangan, peningkatan, aktivitas, maupun kreativitas peserta didik dalam bidang seni, bahasa, dan teknologi.
‘’ Ini juga untuk menyambung tali silaturahmi dan persahabatan antarsiswa SMP/MTs se-Kabupaten Kebumen. Wahana promosi dan publikasi PPDB MAN 1 Kebumen kepada masyarakat, stakeholder, dan peserta didik SMP/MTs dan Menyiapkan peserta didik untuk ikut serta dalam perlombaan yang akan datang,’’ujarnya.
Selain itu, Gebyar Bulan Bahasa ini diharapkan para siswa memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dengan mencintai bahasa Indonesia. Terlebih semangat sumpah pemuda, yang terus berkobar membakar semangat belajar para siswa ditengah masa pandemi ini.
” Di bulan bahasa dan sumpah pemuda ini, menjadikan motivasi belajar mereka menjadi lebih baik,” Ucapnya.
Disamping itu, salah seorang siswa MAN 1 Kebumen bernama Yusuf King Hidayat juga berhasil terpilih menjadi duta moderasi agama tinggkat nasional mewakili Jawa Tengah. Ini diharakan dapat menjadi motivasi siswa lain untuk terus menggali potensi diri. Dimana moderasi agama ini menjadi sebuah acuan bagi para milenial, bahwa Negara Indonesia dibangun dengan Keberagaman yang menjadi sebuah kesatuan
” Harapannya ketika moderasi itu digulirkan anak anak itu bisa memahami, bahwa ada batasan batasan, dimana Agama itu tidak bisa dipaksakan ke orang lain,” Jelasnya.
Sodhikun menambahkan, untuk membangkitkan semangat belajar pasca covid 19, MAN 1 Kebumen juga telah menerapkan pembelajaran secara tatap muka. Kendati demikian proses belajar hanya diikuti oleh 50 persen jumlah siswa dalam setiap harinya. (k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















