KEBUMEN, Kebumen24.com – Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU PCNU Kebumen) Dr. Imam Satibi mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya umat muslim untuk menyerukan gerakan sosial tanam 1 Juta Pohon Bidara. Gerakan 1 juta pohon bidara ini dilatar belakangi oleh panggilan syar’I, dimana memiliki manfaat dan fungsi daun bidara.
Hal ini disampaikan dalam rilisnya Minggu 1 Agustus 2021. Menurutnya masih banyak masyarakat yang belum tahu akan pentingya pohon bidara baik secara tuntunan Islam maupun secara medis.
‘’Masyarakat muslim juga masih sulit mencari bibit ini. Hilang dari peredaran padahal sebetulnya mudah dibudidaya di Indonesia. Tentang pohon ini sudah jelas di sebut secara jelas dan di gambarkan Al Qur’an surat As Saba ayat 16 Waqiah ayat 28.’’jelas Imam Satibi yang juga menjabat Rektor di IAINU/UMNU Kebumen itu.
Satibi mengatakan, manfaat pohon saba secara paktis menjadi bagian dari sunah dalam memandikan jenazah dan orang yang mau masuk Islam. Ini sebagai mana diriwayatkan dalam hadits nabi. Selain itu juga banyak khasiat lainya berdasarkan hasil riset medis sehingga daunya bisa didayagunakan obat herbal yang mujarab termasuk melawan virus covid karena mengandung antiseptik dan anti oksida.
‘’ Secara praktis berdasarkan fiqih jenazah harusya umat Islam dalam pemulasaran khususnya memandikan jenazah secara sunah di anjurkan mencampur air dengan daun bidara. Hal inilah yang banyak belum dipenuhi secara fiqih Islam karena sulitnya mencari daun bidara.’’ujarnya.
Kemudian muncul berbagai tafsir dimana bidara di artikan daun sidr atau kelor. Ia meniali karena ini bagian dari sunah memandikan jenazah maka harus diusahakan sebagaimana perintah nabi.
‘’Berangkat dari itulah maka LPPNU bermaksud mendorong dan memfasilitasi ketersediaan pohon bidara di masyarakat melalui gerakan 1 juta pohon.’’imbuh Satibi.
Disisi lain Satibi juga menjelaskan, gerakan ini sudah dikonsultasikan kepada PCNU Kebumen. Bahkan Rois Syuriah KH.Afifudin Khanif dawuh secara langsung, dalam hal ini LPPNU memohon dukungan kepada semua pihak untuk berkenan mendorong program tersebut demi kemaslahatan dan masyarakat yang sehat serta lingkungan yang hijau.
‘’Kami sangat berharap khususnya komunitas ibu ibu atau pecinta taman hias bisa mengembangkan pohon bidara ini sebagai bagian dari tanaman hias atau apotik hidup di rumah.’’tandasnya.(K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















