Pendidikan

Universitas Putra Bangsa Gelar Webinar Sains Data

1177
×

Universitas Putra Bangsa Gelar Webinar Sains Data

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka memberikan informasi kepada masyarakat tentang prospek dan peluang karir sains data di era digital seperti sekarang ini, Universitas Putra Bangsa Kebumen menggelar Webinar Nasional Sains Data. Acara berlangsung secara hybrid di Aula Ronggowarsito Kampus setempat, Sabtu 26 Juni 2021.

Hadir Rektor Universitas Putra Bangsa Dr. Gunarso Wiwoho, SE. MM dan Narasumber Irwan Rizadi, S.Si., M.Sc dari Qatar Airways Group serta Yusuf Mufti, S.Kom., M.Sc. Dosen UPB Lulusan dari King Fahd University Of Petroleum and Mineral Saudi Arabia. Kegiatan diikuti oleh ratusan peserta mulai dari pelajar yang tergagung dalam forum pengurus OSIS Kebumen maupun masyarakat umum

Rektor Universitas Putra Bangsa Dr. Gunarso Wiwoho menyampaikan program studi sains data ini merupakan program study yang masih sangat jarang dimiliki oleh perguruan tinggi lain baik PTN/PTS di Indonesia. Untuk itu program ini menjadi jawaban akan kebutuhan masyarakat dimasa mendatang.

“Program studi sains data adalah program studi yang mengintegrasi 3 keilmuan sekaligus yaitu statistika, matematika dan komputasi, mengutip pada riset jurnal bisnis di Amerika program studi ini merupakan big five prodi dengan Gaji terbesar.”Ucap Gunarso

Sementara itu  salah satu narasumber Irwan Rizadi menjelaskan bahwa Data Science ini menjadi kesempatan yang terbuka lebar bagi masyarakat khususnya di kebumen dan sekitarnya.

“Sains data merupakan jurusan global yang dibutuhkan diseluruh dunia, opportunity nya sangat terbuka lebar buat lulusan jurusan sains data dan ini menjadi kesempatan yang sangat baik. Data sains dapat masuk kesemua industry e-commerce, marketplace seperti tokopedia, shoope gojek dan lain sebagainya. “Tutur Irwan langsung dari Qatar

Hal senada ditambahkan narasumber Yusuf Mufti, menurutnya saat ini kebutuhan akan ilmuwan data sangat besar.

“Mengutip dari pernyataan Ainun najib bahwa kebutuhan sains data saat ini tidak seimbang, banyak permintaan pekerjaan sebagai ilmuwan data tapi tidak diimbangi dengan ketersediaan talenta. Bahkan Presiden Jokowi pun menyampaikan data adalah jenis kekayaan baru bangsa kita, yang kini lebih berharga dari minyak. “Ujar Yusuf mengutip pernyataan Ainun Najib dan Presiden Jokowi.(K24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.