Kesehatan

Terapi Plasma Darah Konvalesen Masih Terkendala

1168
×

Terapi Plasma Darah Konvalesen Masih Terkendala

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kebumen Dwi Budi Satrio

KEBUMEN, Kebumen24.com – Terapi donor plasma darah konvalesen (convalescent plasma) sebagai salah satu metode penyembuhan covid-19 sudah mulai dilakukan di Kebumen. Terapi ini menjadi satu upaya membantu pasien yang tengah berjuang melawan covid-19. Meskipun untuk Kebumen masih terjadi beberapa kendala untuk fasilitas kesehatan memberikan layanan ini.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Dwi Budi Satrio, mengungkapkan hingga kini baru RSUD dr Soedirman yang sudah menjalankan terapi ini. Menurutnya, hal tersebut menjadi suatu hal baik bahwa Kebumen kini telah melangkah ke therapi lebih dari yang sudah.

 

“Prinsip kami senang sekali bahwa di Kebumen sudah melangkah ke therapi yang lebih dari yang sudah dilaksanakan selama ini,” katanya, Rabu 20 Januari 2021.

 

Budi mengakui, proses terapi plasma darah konvalesen di Kebumen masih menemui kendala. Yaitu pendonor yang memenuhi kriteria, jarak atau transportasi pendonor dan plasma serta biaya. Namun demikian, langkah ini harus ditempuh mengingat jumlah kematian karena Covid-19 terus naik, bahkan kini mencapai 194 kasus (Case Death Rate 3,7 persen).

 

“Kendala kita, donor yang memenuhi kriteria, Jarak (tranportasi pendonor dan plasma) serta biaya,” terangnya.

 

Terkait kriteria pendonor, jelas Budi, sama dengan donor darah biasa. Namun syarat khususnya pendonor pernah terdiagnosis covid-19 dengan real time PCR swab dan dinyatakan sembuh. Mengenai jarak, hingga saat ini PMI terdekat yang sudah bisa memproduksi plasma dengan alat apheresis baru PMI Cabang Banyumas dan Solo.

 

“Barangkali ke depan PMI Kebumen bisa memproduksi plasma untuk penderita Covid-19. Sebenarnya ada RS Swasta yang siap membeli alat Apheresis, tetapi disisi lain kesiapan SDM dan ijin PMI belum didapat,” jelasnya.

 

Direktur RSUD dr Soedirman Kebumen Widodo Suprihantoro saat dikonfirmasi menyampaikan terkait dengan terapi plasma darah konvalesen masih dilakukan pembahasan kembali. Ia juga menyampaikan bahwa baru-baru ini rumah sakitnya sudah melaksanakan terapi itu.

 

“Tadi baru dirapatkan lagi, besok rapat dengan Kadinkes di Dinkes dan dengan PMI,” ucapnya.(K24/THR/LK).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.