KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menggelar Rapid tes massal kepada masyarakat di beberapa tempat khusunya pasar pasar tradisonal di Wilayah Kabupaten Kebumen. Selain untuk tahapan penerapan sistem zonasi, Rapid tes dilakukan juga sekaligus dalam rangka mempersiapkan skema new normal atau sebuah aktivitas normal yang baru.
Dalam acara Rapid tes yang berlangsung Kamis 28 Mei 2020 ini, kegiatan di gelar di beberapa Lokasi seperti Pasar Gombong Wonokriyo, Secata Gombong, Pasar Karanganyar, Pasar Desa Selokerto Sempor dan Pasar Rowokele. Sedangkan untuk Rapid Tes sendiri, Pemkab Kebumen kurang lebih telah menyiapkan 14 ribu untuk warga di 26 lokasi.
Pada kegiatan ini, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, didampingi Kepala Dispora wisata Azam Fathoni dan Sekretaris Dinkes Kebumen Kusbiantoro, berkesempatan meninjau langsung proses Rapid Tes di dua pasar yakni, Sempor dan Rowokele.

Disela sela kegiatanya Wakil Bupati mengatakan, Rapid test bertujuan sebagai penilaian skoring di wilayah yang kemudian nantinya akan dilakukan pemberian warna pada sistem zonasi. Selain dilaksanakan di pasar, Rapid test juga akan dilakukan kepada ibu hamil, pendatang dan desa zona merah. Rencanya, Rapid test akan berjalan selama tujuh hari ke depan.
” Rapid test masal di hari pertama dilakukan rapid test di 4 kecamatan, guna penentuan warna kepada setiap wilayah untuk membedakan zona mana yang telah terpapar,” ucap Wabup yang juga Wakil Ketua Gugus PP Covid 19 Kebumen itu.
Terkait sistem zonasi, Wabup Arif menjelaskan, untuk wilayah di Kebumen akan dibagi menjadi empat zonasi, yakni zona hijau, kuning, orange dan merah. Dengan sistem zonasi tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih meningkatkan kedisiplinan demi mencapai zona hijau atau wilayah yang terbebas dari Corona. Sehingga pada saat penerapan new normal dapat dilakukan saat seluruh wilayah Kebumen sudah menjadi zona hijau. Terlebih rencanaya penerapan new normal di Kebumen akan dilakukan pada Juli 2020 mendatang.
“Kita harapkan pada pertengahan bulan Juli nanti anak-anak sudah mulai bisa masuk sekolah. Dan Ketika sudah diterapkan new normal diharapkan masyarakat sudah disiplin dan Kabupaten Kebumen sudah zona hijau,”ujar Wabup.

Sementara itu, berdasarkan data yang dimiliki Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kebumen, hingga saat ini tercatat ada 11 kecamatan yang sudah masuk dalam zona merah, 7 Kecamatan Zona Orange dan 8 kecamatan masuk dalam zona hijau.
Adapun 11 Kecamatan yang masuk ketegori Zona Merah covid 19 diantaranya yaitu, Kecamatan Kebumen, Pejagoan, Karanganyar, Karanggayam, Sadang, Sempor, Ayah, Alian, Kutowinangun, Prembun, dan Kecamatan Petanahan.
Sedangkan untuk 8 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Kebumen yang masuk dalam kriteria zona hijau yakni Kecamatan Klirong, Poncowarno, Ambal, Kuwarasan, Gombong, Adimulyo, Sruweng dan Kecamatan Padureso Kemudian untuk 7 Kecamatan yang masuuk Zona Orange meliputi Kecamatan Rowokele, Buayan, Puring, Buluspesantren, Mirit, Bonorowo, dan Kecamatan Karangsambung. (K24/IMAM)
BERIKUT DATA SEMENTARA HASIL RAPID TES HARI INI :
- Pasar Rowokele, Desa Rowokele Kec. Rowokele sejumlah 400 orang, hasil tes 1 orang reaktif
2. Pasar Selokerto Desa Selokerto Kec. Sempor sejumlah 300 orang, hasil tes NIHIL reaktif
- Pasar Wonokriyo Kel. Gombong Kec. Gombong sejumlah 500 orang, hasil tes NIHIL reaktif
- Pasar Karanganyar Kel. Karanganyar Kec. Karanganyar sejumlah 500 orang, hasil tes NIHIL reaktif
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















