MIRIT, Kebumen24.com – Keganasan ombak pantai selatan Kebumen kembali menelan korban. Tak tanggung-tanggung, dua remaja sekaligus terseret ombak dalam peristiwa kecelakaan laut di Pantai Laguna Desa Lemburpurwo Kecamatan Mirit Kebumen.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih dilakukan pencarian oleh Tim Sar Gabungan bersama Polsek Mirit dan TNI, Rabu (1/1/2020).
Kedua remaja yang terseret ombak diketahui bernama Fadlun (18) warga Desa Mangunranan Mirit dan Zamzam (16) warga Desa Mrinen Kecamatan Kutowinangun Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.00 WIB saat para korban tengah berlibur di Pantai Laguna Mirit.
“Sebelumnya korban berangkat bertiga. Sesampainya di pantai mereka mandi di laut. Namun karena terlalu ke tengah, korban terseret ombak. Saat ini gelombang pantai selatan tengah tinggi, tentu sangat bahaya,” jelas Iptu Tugiman.
Dari hasil penyelidikan kasus itu, dimungkinkan para korban mandi di area “rip current”. Rip current adalah arus balik yang terbentuk akibat arus datang tegak lurus garis pantai dan menemui garis pantai yang melengkung. Arus ini dapat menyeret seseorang yang sedang berenang ke tengah laut.
Jauh sebelum peristiwa itu, sebetulnya Polres Kebumen telah mengingatkan wisatawan untuk menghindari mandi di laut.
Sejumlah spanduk himbauan larangan mandi telah dipasang di sepanjang pantai di Kebumen.
Melalui patroli Polsek dan personel pengamanan Ops Lilin Candi 2019, Polres Kebumen gencar melakukan himbauan agar wisatawan tidak nekad mandi di laut. (K24)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















