PendidikanTeknologi

CODEX Expo 2025: Kalung Anti Maling Kambing Ciptaan Mahasiswa UPB Kebumen Curi Perhatian

895
×

CODEX Expo 2025: Kalung Anti Maling Kambing Ciptaan Mahasiswa UPB Kebumen Curi Perhatian

Sebarkan artikel ini
Ridho Harits Khoerul Anam (kanan) bersama tim mempresentasikan Kalung Kambing Pintar dalam CODEX Expo 2025 di Aula UPB Pejagoan. Inovasi ini menggabungkan sensor gerak dan GPS untuk mendeteksi gerakan mencurigakan kambing.

PEJAGOAN, Kebumen24.com – Inovasi unik lahir dari tangan-tangan kreatif mahasiswa Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen. Dalam gelaran CODEX Expo (Computing and Data Exhibition) 2025, mahasiswa menampilkan 48 karya teknologi canggih—salah satunya adalah Kalung Anti Maling Kambing yang menyita perhatian pengunjung.

Digelar di Aula UPB Pejagoan, Kamis (17/7/2025), acara ini menjadi ajang puncak bagi mahasiswa Prodi Ilmu Komputer dan Sains Data untuk memamerkan hasil Capstone Project semester 4 dan 6. Mengusung konsep project-based learning, pameran ini menjadi bukti nyata bagaimana teori dan praktik berpadu dalam menciptakan solusi nyata.

“CODEX Expo adalah wadah mahasiswa dalam mengembangkan ide, merancang, hingga mengimplementasikan teknologi yang menjawab persoalan sehari-hari,” ungkap Koordinator Acara, Awaludin ‘Abid, S.Kom., M.Kom.

Ia menjelaskan, karya-karya mahasiswa terbagi dalam dua kategori: software dan Internet of Things (IoT). Seluruh proyek dikembangkan secara mandiri, mulai dari riset, desain, pemrograman, hingga uji coba.

Suasana stand pameran karya mahasiswa UPB Kebumen dalam CODEX Expo 2025. Sebanyak 48 proyek inovatif dipamerkan dan menarik perhatian ratusan pelajar dari berbagai sekolah.

Salah satu karya yang paling mencuri perhatian adalah Smart Necklace Sheep, atau kalung kambing pintar, karya tim mahasiswa Informatika yang diketuai Ridho Harits Khoerul Anam. Alat ini dilengkapi sensor gerak dan GPS untuk memantau pergerakan kambing secara real time.

“Kalung ini akan mengirim notifikasi ke HP peternak jika kambing keluar dari zona aman atau bergerak mencurigakan,” jelas Ridho.

Meskipun masih berupa prototipe awal, tim pengembang berencana menambahkan fitur alarm hingga kamera untuk meningkatkan keamanan hewan ternak. Proyek ini dikerjakan oleh empat mahasiswa dalam waktu dua bulan.

Tak hanya unjuk karya, CODEX Expo 2025 juga menjadi sumber inspirasi bagi ratusan pelajar dari 28 SMA/SMK se-Kebumen yang turut hadir. Salah satunya adalah Lukman Hanafi, siswa SMAN 1 Kutowinangun, yang mengaku terkesan dengan alat bantu pemadam api otomatis buatan mahasiswa.

“Keren banget! Banyak alat yang sangat bermanfaat. Saya jadi tertarik kuliah di bidang teknologi,” ujarnya dengan antusias.

Hadir dalam pembukaan acara antara lain Wakil Rektor I Ika Neni Kristanti, S.E., M.Sc., dan Wakil Rektor II Dr. Prihartini, S.E., M.Si., serta sejumlah mitra kerja sama UPB.

Fakultas Sains dan Teknologi UPB berharap kegiatan ini menjadi jembatan kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat. “Kami terbuka untuk kerja sama dalam mengembangkan inovasi mahasiswa agar benar-benar bisa digunakan masyarakat luas,” tegas Awaludin.

Dengan semangat kolaborasi dan daya cipta tinggi, mahasiswa UPB membuktikan bahwa kampus bukan sekadar tempat belajar, melainkan juga laboratorium ide yang siap menjawab tantangan zaman.(K24/ILHAM).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.