PendidikanWisata

Workshop Geopark dan Geowisata di Kebumen, Dorong Pariwisata Berbasis Konservasi dan Edukasi

976
×

Workshop Geopark dan Geowisata di Kebumen, Dorong Pariwisata Berbasis Konservasi dan Edukasi

Sebarkan artikel ini
Para narasumber dan peserta antusias mengikuti Workshop on Geopark and Geotourism Development di Hotel Trio Azana Style, Kebumen, Rabu (9/7/2025). (Foto: Dok. GeoFest 2025)

KEBUMEN, Kebumen24.com — Kabupaten Kebumen kembali menegaskan komitmennya sebagai destinasi geowisata unggulan nasional dengan menjadi tuan rumah The 6th Geotourism Festival & International Conference (GeoFest) 2025. Salah satu rangkaian utama yang digelar adalah Workshop on Geopark and Geotourism Development, di Hotel Trio Azana Style, Kebumen, Rabu (9/7/2025).

Mengusung tema “Discover Geological Wonders: Promoting Geotourism and Resilience,” GeoFest 2025 diinisiasi oleh Jaringan Geopark Indonesia (JGI) bekerja sama dengan Kebumen UNESCO Global Geopark, Pemerintah Kabupaten Kebumen, Masyarakat Geowisata Indonesia (MAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), serta berbagai mitra lainnya.

Workshop ini dihadiri para pakar geopark, akademisi, pengelola kawasan konservasi, pelaku industri pariwisata, komunitas lokal, hingga pemangku kebijakan. Mereka berkumpul untuk memperkuat strategi pengelolaan geopark yang berkelanjutan serta memajukan geowisata sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus pelestari warisan bumi.

Sejumlah narasumber berpengalaman hadir memberikan materi mendalam, di antaranya:

  1. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc., Ph.D. (Ketua Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia)
  2. Aries Kusworo, S.T., M.T. (Evaluator Geopark Nasional)
  3. Abdillah Baraas, S.T., M.T. (Manajer Umum UNESCO Global Geopark Ijen)
  4. Iben Yuzenho, S.P., M.B.A., M.Sc. (Pendiri dan CEO Sebumi-Sejiwa)

Para peserta memperoleh berbagai manfaat, mulai dari pemahaman menyeluruh tentang prosedur aplikasi, evaluasi, hingga revalidasi UNESCO Global Geopark, hingga keterampilan praktis dalam geointerpretasi, pengembangan rute geowisata, pengelolaan pemandu, serta strategi promosi dan branding destinasi.

Workshop ini diharapkan mampu menjadi wahana inspirasi sekaligus implementasi nyata, khususnya bagi wilayah-wilayah yang tengah mengajukan diri sebagai Geopark Nasional maupun UNESCO Global Geopark.

Dengan potensi geodiversity, biodiversity, dan cultural diversity yang melimpah, Kebumen semakin mantap memperkuat posisinya sebagai destinasi geowisata berbasis alam dan warisan geologi (geoheritage).

“Mari bersama-sama memajukan pariwisata yang tidak hanya indah, tetapi juga mendidik dan menjaga kelestarian alam melalui geopark dan geowisata,” ajak para narasumber.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.