PERISTIWASEJARAHSENI BUDAYA

Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Bakal Meriahkan Hari Jadi ke 102 Desa Jatimalang Klirong

17843
×

Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk Bakal Meriahkan Hari Jadi ke 102 Desa Jatimalang Klirong

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk bakal memeriahkan acara peringatan Hari Jadi ke 102, Desa Jatimalang Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen. Dengan Lakon Bengawan Suci, acara mengahadirkan dalang kondang Ki Eko Suwaryo asal Buayan Kebumen.

Kegiatan bertajuk Memetri Bumi Memayuning Bawono ini bakal digelar di Halaman Kantor Desa setempat, Sabtu, malam, 13 Juli 2024. Dengan acara ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat akan kelestarian seni budaya dan nilai-nilai luhur bangsa.

Kepala Desa Jatimalang Parjono mengatakan, hari jadi desa merupakan amanat regulasi. Dimana, pemerintah desa bersama UMNU Kebumen telah melakukan kajian dalam bentuk penelitian sejarah desa Jatimalang.

‘’ Dari hasil rekomendasi akademik kampus kemudia desa menetapkan 12 juni sebagai hari Jadi Jatimalang yang ke 102. Kegiatan ini merupakan kegiatan perayaan yang perdana sehingga bersama gotong royong warga akhirya meramaikan dengan pagelaran wayang kulit,’’jelas Kades kepada media, Sabtu 13 Juli 2024.

Wakil Ketua Panitia, Suparmo atau Jaya Natas menjelaskan, kegiatan ini merupakan sebagai bentuk rasa syukur atas ditetapkanya Hari Jadi Desa Jatimalang. Termasuk sebagai hari kebanggaan masyarakat desa dan sekaligus nguri nguri budaya.

‘’ Ini sebagai bentuk rasa syukur dan nguri nguri budaya, maka warga dengan penuh kesadaran mendukung penuh perayaan dengan pertunjukan wayang kulit untuk menghibur masyarakat,’’ujarnya.

Dalam momen ini, pemerintah desa juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang telah banyak berjasa terhadap desa. Ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah desa setempat.

Sementara itu, Imam satibi selaku Peneliti Sejarah menyampaikan Desa Jatimalang memiliki keunikan yang tidak dimiliki daerah lainya. Menurutnya, sejarah Jatimalang memiliki ikatan kuat ketokohan denga kerajaan mataram. Dimana salah satu tokoh babad alas adalah adipati Raden Malang Taruna yang saat itu mengemban tugas mengusir penjajah belanda.

‘’Yang kedua Jatimalang mempunyai ikatan dengan kerajaan Sultan Agung Demak, dimana Pilar Masjid Demak berasal dari pohon Jati asal Pohon Jatimalang. Hal ini yang kemudian melagenda sebagai Babad Alas Desa Jatimalang. Untuk itu UMNU Kebumen akan mengngkat dan menerbitkan buku sejarah dan Film Dokumenter.,’’terang Rektor UMNU Kebumen itu.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.