SEJARAH

Sejarah Nama Desa Logede Pejagoan, Asal dari Kata ‘’Lo..Gede’’

3172
×

Sejarah Nama Desa Logede Pejagoan, Asal dari Kata ‘’Lo..Gede’’

Sebarkan artikel ini
Foto : Kantor Desa Logede dari atas

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Logede merupakan sebuah desa yang berdasa di wilayah Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Propinsi Jawa Tengah. Desa ini memiliki luas Wilayah sekitar 116 Ha.

Posisi Desa Logede yang terletak pada bagian Barat Kota Kabupaten berbatasan langsung dengan, sebelah barat Desa Giwangretno sebelah timur bebatasan dengan Desa Kuwayuhan, sebelah Utara Desa Kebulusan, serta sebelah selatan Desa Bumiharjo.

Dikutip dari lama resmi website Desa Logede menyebutkan, pada jaman dahulu wilayah Logede (sebelun menjadi nama Desa) kedatangan seseorang yang melaksanakan “trukah/babad alas” yang akhirnya konon diketahui namanya Mbah Samogati.

Setelah semakin lama pengikut mbah Samogati semakin banyak. Selama “trukah/ babad alas” Mbah Samogati dan pengikutnya menghasilkan lahan untuk pemukiman dan lahan persawahan yang luasnya sekitar 116 Hektar yang terdiri dari 57 hektar lahan pemukiman dan 59 hektar lahan persawahan.

Pada suatu ketika datanglah seseorang dari keraton Ngayogjokarto Diningrat yang bernama Raden Tumenggung Centhong Balung. Setelah datang di wilayah ini, Raden Tumenggung Centhong Balung tercengang ketika melihat pohon Elo (Ficus racemosa) termasuk pohon dalam keluarga Moracae atau Mulberi yang sangat  besar . Kemudian ia merasa takjub degan pohon tersebut seraya berkata ‘’Lo.. Gede’’, dan akhirnya wilayah tersebut dinamai Logede.

Suatu ketika, Raden Tumenggung Centong Balung bekerjasama dengan Mbah Samogati untuk mengadakan Rembug Desa membahas dua materi dan Menyepakati dengan hasil sebagai berikut :

  1. Mengumumkan tentang pemberian nama desa.
  2. Memilih sesepuh desa sebagai pemimpin dan para pegawai desa,dengan komposisi :

Kepala Desa selaku pemimpin bidang pemerintahan.

Carik Desa selaku juru tulis desa.

Satu orang Congkog, selaku wakil kepala desa. ·

Seorang Ulu-ulu yang bertugas pemeliharaan dan pengelolaan pengairan khususnya bidang pertanian.

Beberapa orang kebayan yang bertugas menyampaikan perintah dan kebijakan kepala desa kepada masyarakat di lingkungannya. seperti penarikan upah , kerja bhakti, dan kegiatan.(K24/*).

Tonton Video Profilnya :


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.