KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Kalijaya, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, memiliki beragam potensi lokal yang terus berkembang dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), semuanya menunjukkan geliat positif yang patut diapresiasi.
Salah satu potensi unggulan desa ini adalah tembakau berkualitas tinggi yang dikenal dengan sebutan tembakau super Kalijaya. Produk tembakau ini telah lama menjadi andalan warga dan dikenal memiliki cita rasa khas yang diminati pasar.
Selain sektor pertanian, potensi peternakan juga berkembang, salah satunya budidaya kelinci. Di tengah tantangan ekonomi, beternak kelinci menjadi alternatif usaha produktif yang menjanjikan. Para peternak di Desa Kalijaya membagikan sejumlah kiat sukses, mulai dari niat yang kuat, memperkaya ilmu melalui berbagai sumber, hingga manajemen pakan dan kandang yang tepat.
Pakan menjadi faktor penting dalam keberhasilan ternak, di mana peternak dianjurkan menanam pakan alami seperti odot, kelor, hingga indigofera guna menekan biaya produksi. Sementara itu, kandang juga harus disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk indukan maupun pembesaran.
Salah satu pelaku usaha ternak kelinci di desa ini adalah Munir Rabbit Farm yang turut menginspirasi warga untuk mengembangkan usaha serupa secara bertahap dan terencana.
Di sektor UMKM, Desa Kalijaya juga memiliki produk unggulan berupa sale pisang “Nyai Nur Kalijaya”. Usaha rumahan ini telah berkembang pesat dan memiliki izin PIRT, sehingga layak masuk pasar modern seperti supermarket dan swalayan.
Dalam sehari, produksi sale pisang Nyai Nur bisa mencapai 50 kilogram. Pemasarannya pun telah menjangkau berbagai daerah seperti Kebumen, Purwokerto, Purworejo, hingga Jakarta. Selain melalui toko, penjualan juga dilakukan secara online, menyesuaikan perkembangan teknologi digital.
Tak hanya itu, inovasi pangan lokal juga menjadi daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah nasi oyek, makanan tradisional berbahan dasar singkong yang memiliki nilai historis sejak masa penjajahan. Di Desa Kalijaya, nasi oyek kini dikembangkan menjadi produk instan yang praktis dikonsumsi.
Produk ini dipelopori oleh salah satu warga setempat yang mengemas oyek layaknya mie instan, sehingga memudahkan masyarakat untuk menikmati makanan tradisional tanpa proses panjang.
Dengan berbagai potensi tersebut, Desa Kalijaya menunjukkan bahwa kekuatan lokal dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa. Diharapkan, pengembangan sektor-sektor ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menginspirasi desa lain untuk terus berinovasi.
Sumber: website resmi desa kalijaya alian
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















