PERISTIWA

Luput dari Pengawasan, Anak 10 Tahun Meninggal Tenggelam di Kolam Renang Watugede

877
×

Luput dari Pengawasan, Anak 10 Tahun Meninggal Tenggelam di Kolam Renang Watugede

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Peristiwa duka terjadi di Objek Wisata Kolam Renang Watugede, Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen. Seorang anak laki-laki berusia sekitar 10 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang, Jumat (16/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Jundullah Sabiluna Habibi, pelajar kelas 4 SD, warga Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar, Kebumen.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menyampaikan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIB.

“Korban diketahui masuk ke kolam dengan kedalaman sekitar 1,8 meter tanpa pengawasan orang tua,” jelas Kompol Faris Budiman kepada wartawan.

Menurut keterangan kepolisian, korban datang ke lokasi wisata untuk berekreasi bersama teman-temannya dan beberapa orang dewasa yang turut mendampingi. Namun, pada saat kejadian, korban luput dari pengawasan.

Sejumlah pengunjung sempat melihat korban berada di dalam kolam dan mengira korban sedang berlatih menyelam. Tak berselang lama, tubuh korban terlihat tidak bergerak di dasar kolam. Menyadari kondisi tersebut, pengunjung dan saksi di sekitar lokasi segera mengevakuasi korban dari kolam.

Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban meninggal akibat kehabisan oksigen karena tenggelam,” ujar Kompol Faris.

Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen langsung melakukan pendataan saksi, pemeriksaan awal, serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi adanya unsur pidana.

Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Atas kejadian itu, Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar selalu melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak saat berada di kawasan wisata air, khususnya di kolam dengan kedalaman tertentu. Kepolisian juga meminta pengelola dan pengunjung meningkatkan kewaspadaan guna mencegah peristiwa serupa terulang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.