Pendidikan

Isra Mi’raj 1447 H, MTs Negeri 2 Kebumen Tanamkan Spirit Salat dan Akhlak di Era Digital

561
×

Isra Mi’raj 1447 H, MTs Negeri 2 Kebumen Tanamkan Spirit Salat dan Akhlak di Era Digital

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kebumen menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di Masjid Agung Kebumen, Desa Kutosari, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan keagamaan ini diikuti lebih dari seribu siswa kelas VII hingga IX, didampingi para guru serta panitia. Acara berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 10.45 WIB dalam suasana religius, tertib, dan sarat nilai kebersamaan.

Dalam sambutannya yang mewakili Kepala MTs Negeri 2 Kebumen, H. Nurhadi Jamal, S.Pd., mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT serta memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Ia menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk kembali meneguhkan komitmen dalam menjalankan salat lima waktu sebagai tiang agama.

“Salat adalah satu-satunya ibadah yang diperintahkan langsung oleh Allah SWT kepada Rasulullah SAW tanpa perantara. Awalnya diwajibkan 50 waktu, namun atas kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya, kewajiban itu diringankan menjadi lima waktu sehari semalam,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Isra Mi’raj, Muhdir, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter pelajar yang tangguh, beriman, dan bertakwa di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

Ia mengajak para siswa untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, salah satunya dengan membiasakan diri bershalawat dan menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

Ajakan tersebut disambut antusias oleh para peserta. Lantunan shalawat pun menggema di dalam Masjid Agung Kebumen, menciptakan suasana religius yang mendalam dan menyentuh hati.

Hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh K.H. Fahrudin, S.Ag., M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada malam Senin, 27 Rajab, sekaligus menjadi puncak kemuliaan derajat Rasulullah SAW di sisi Allah SWT.

Ia menekankan bahwa salat dan Al-Qur’an merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang Muslim. Dari peristiwa Isra Mi’raj, umat Islam memperoleh banyak pelajaran penting, di antaranya kewajiban salat lima waktu, penguatan iman, kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta kebiasaan memohon ampunan kepada Allah SWT.

“Rasulullah SAW diangkat derajatnya karena kesiapan beliau menghadapi berbagai cobaan dan karena kesucian hatinya. Ini menjadi teladan bagi kita semua,” tuturnya.

Peringatan Isra Mi’raj yang digelar di Masjid Agung Kebumen ini tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara siswa dan guru. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan fokus, konsentrasi, serta kerja sama antarsiswa.

Melalui momentum Isra Mi’raj 1447 H, MTs Negeri 2 Kebumen berharap nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta akhlak mulia semakin tertanam kuat dalam diri para siswa sebagai bekal menghadapi masa depan di era digital yang terus berkembang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.