Pendidikan

Riset Keselamatan Pendaki Gunung, MAN 2 Kebumen Raih Medali Perak I2ASPO 2025

774
×

Riset Keselamatan Pendaki Gunung, MAN 2 Kebumen Raih Medali Perak I2ASPO 2025

Sebarkan artikel ini
Tim riset MAN 2 Kebumen berpose sambil menunjukkan medali perak usai meraih Juara II pada ajang International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 di FMIPA UGM, Yogyakarta.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen di kancah internasional. Tim riset MAN 2 Kebumen sukses meraih medali perak (silver medal) pada ajang International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025 yang digelar di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 18–21 Desember 2025.

Keberhasilan ini semakin mengukuhkan MAN 2 Kebumen sebagai madrasah yang konsisten mencetak prestasi, khususnya di bidang riset dan inovasi sains. I2ASPO sendiri merupakan kompetisi sains terapan tingkat internasional yang diselenggarakan setiap tahun oleh UGM bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA). Ajang bergengsi ini diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara serta dilaksanakan dengan sistem hybrid, yakni luring dan daring.

Pada kompetisi tersebut, tim riset MAN 2 Kebumen yang terdiri dari Ahmad Nur Abdillah (kelas XI F4), Rafi Aliy Hikam (kelas XI F3), dan Quenna Hasna Faadhila Ramadhani (kelas XI F1) tampil impresif di hadapan dewan juri internasional. Ketiganya berhasil mencuri perhatian melalui gagasan riset yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Tim ini mengusung proyek bertajuk “LifeSaver Hydropack: Real-Time Cardiac and GPS Tracking with Automated Emergency Response for Mountain Hikers.” Inovasi tersebut merupakan solusi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan pendaki gunung. Sistem ini mampu memantau detak jantung (heart rate), melacak posisi serta ketinggian pendaki melalui GPS, dan memberikan respon darurat otomatis ketika pendaki berada dalam kondisi berbahaya atau tersesat di jalur pendakian.

Meski masih memerlukan pengembangan lebih lanjut, karya inovatif ini dinilai memiliki potensi besar untuk diterapkan secara nyata dalam mendukung keselamatan aktivitas pendakian. Berkat keunggulan ide, orisinalitas riset, serta kemampuan presentasi yang matang, tim riset MAN 2 Kebumen berhasil meraih Juara II dan berhak membawa pulang medali silver.

Kepala MAN 2 Kebumen, H. Akhmad Taukhid, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia berharap prestasi ini mampu menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MAN 2 Kebumen untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi diri, serta mengharumkan nama madrasah, daerah, dan Indonesia, baik di bidang akademik maupun nonakademik hingga tingkat internasional.

“Syukur Alhamdulillah, selamat dan sukses atas prestasi meraih medali perak di ajang internasional I2ASPO. Ini merupakan kebanggaan besar bagi MAN 2 Kebumen. Semoga barokah dan terus menjadi yang terbaik. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tuturnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.