KARANGSAMBUNG, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kembali menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada 5–6 Desember 2025. Tahun ini, kegiatan digelar di Kampus Geologi Luk Ulo Karangsambung, sebuah langkah strategis untuk menguatkan identitas daerah sekaligus memanfaatkan potensi lokal.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, yang disambut pementasan Tari Lengger oleh siswi SMAN 1 Karangsambung. Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, serta para kepala bagian di lingkungan Pemkab Kebumen.
Ketua panitia, Moh. Amirudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan, namun tahun ini pelaksanaannya berbeda.
“Biasanya dilakukan di luar kota. Namun, atas arahan Ibu Bupati untuk nglarisi potensi lokal, kegiatan kami pusatkan di Kampus Geologi Luk Ulo,” ujarnya.
Selama dua hari, peserta mengikuti evaluasi kinerja akhir tahun, konsolidasi program, serta kegiatan outbound berupa jalan kaki mengelilingi lingkungan kampus. Aktivitas ini bertujuan menyamakan visi, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan kekompakan tim.
Kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi bersama Dwi Suliyanto, mantan Kepala Dinsos P3A Kebumen yang memasuki purna tugas pada Juni 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa pemilihan lokasi di Geologi Karangsambung bukan tanpa alasan. Selain sebagai situs ilmiah penting, kawasan tersebut menjadi bagian dari Geopark Kebumen yang telah diakui UNESCO Global Geopark (UGGp).
“Kita perlu menumbuhkan rasa memiliki terhadap kekayaan Kebumen. Geopark ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga peluang besar,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya penerapan Manajemen dan Pengelolaan Risiko berbasis Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2022.
“Pedoman ini penting untuk menjaga akuntabilitas. Risiko harus diidentifikasi sejak perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan agar tata kelola pemerintahan terus meningkat,” paparnya.
Selain itu, peserta menerima pendalaman materi terkait Corporate University (Corpu) ASN, sebuah pendekatan pembelajaran yang mengadopsi model pengembangan kompetensi sektor swasta untuk membentuk ASN yang adaptif dan kolaboratif.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















