KEBUMEN, Kebumen24.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen memperingati Hari Ibu dengan cara yang penuh makna. Selain menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97, Rutan Kebumen juga memberikan kunjungan khusus Hari Ibu bagi warga binaan perempuan, Senin 22 Desember 2025.
Kunjungan khusus tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan Rutan Kebumen terhadap peran ibu, termasuk bagi perempuan yang tengah menjalani masa pidana. Suasana haru menyelimuti area kunjungan ketika warga binaan perempuan akhirnya dapat melepas rindu dengan keluarga mereka.
Kepala Rutan Kebumen, Pramu Sapta, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi warga binaan dan keluarganya.
“Kami ingin memberikan kebahagiaan kepada ibu-ibu yang sedang menjalani hukuman maupun kepada ibu yang anaknya sedang menjalani hukuman. Mereka juga manusia yang memiliki keluarga dan hak untuk bertemu dengan orang-orang yang mereka cintai,” ujar Pramu.
Sementara itu, salah satu warga binaan perempuan, Sdr. M, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat bertemu keluarga. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Rutan Kebumen karena telah memberi kesempatan saya bertemu keluarga. Saya sangat merindukan mereka,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh perwakilan keluarga warga binaan, Ibu S, yang berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Rutan Kebumen. Bertemu langsung dengan keluarga menjadi penguat batin bagi kami. Semoga beliau segera bebas,” tuturnya.
Selain kunjungan khusus, Rutan Kebumen juga menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97 di lapangan upacara. Upacara tersebut dipimpin oleh Epri Kurniawati selaku inspektur upacara, yang juga merupakan pegawai perempuan Rutan Kebumen. Seluruh petugas upacara berasal dari pegawai perempuan, sebagai simbol penghormatan terhadap peran perempuan.
Dalam amanatnya, Epri Kurniawati membacakan pesan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“Perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Mari kita terus mendukung dan memberdayakan perempuan agar mampu menjadi agen perubahan,” ujarnya.
Salah satu warga binaan perempuan, Sdr. A, mengaku peringatan Hari Ibu memiliki makna mendalam baginya.
“Hari Ibu sangat spesial bagi saya. Saya sangat merindukan ibu dan berterima kasih atas semua pengorbanannya. Saya berjanji akan menjadi ibu yang baik untuk anak saya ketika bebas nanti,” ucapnya haru.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut memberikan semangat baru dalam menjalani masa pembinaan.
“Upacara ini membuat saya lebih kuat. Saya ingin membuktikan kepada ibu saya bahwa saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















