Pemerintahan

Untuk Keenam Kalinya, BPR BKK Kebumen Kembali Raih Penghargaan TOP BUMD Bintang 5

993
×

Untuk Keenam Kalinya, BPR BKK Kebumen Kembali Raih Penghargaan TOP BUMD Bintang 5

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – PT BPR BKK Kebumen kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Bank milik Pemerintah Kabupaten Kebumen dan Provinsi Jawa Tengah ini sukses meraih TOP BUMD Award 2025 kategori Bintang 5 untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Penghargaan prestisius ini diserahkan dalam acara puncak di Hotel Raffles, Ciputra World, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025) sore.

Dalam ajang bergengsi tersebut, tiga penghargaan sekaligus berhasil dibawa pulang. Pertama, penghargaan kepada Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani sebagai Pembina BUMD Terbaik, yang diwakili oleh Wakil Bupati Zaeni Miftah. Kedua, kepada Direktur Utama BPR BKK Kebumen, Sutrisno, yang diwakili Direktur Umum dan Kepatuhan Sudiharto, serta penghargaan atas pencapaian aset perusahaan yang telah menembus angka Rp 500 miliar lebih.

Direktur Utama PT BPR BKK Kebumen, Sutrisno, mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, raihan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh tim dan dukungan para pemangku kepentingan.

“Alhamdulillah, penghargaan TOP BUMD Bintang 5 kembali kami terima tahun ini. Ini adalah bentuk pengakuan atas kinerja dan inovasi kami. Terima kasih kepada seluruh karyawan, Pemkab Kebumen, dan Pemprov Jawa Tengah sebagai pemegang saham utama,” ungkap Sutrisno.

Ia menjelaskan, hingga saat ini BPR BKK Kebumen mengelola aset sebesar Rp 501 miliar, dengan pendapatan tahun 2024 mencapai Rp 66 miliar. Sementara tingkat kredit bermasalah (NPL) berada pada angka 5,8 persen. Jumlah kredit yang telah disalurkan hingga 31 Maret 2025 tercatat sebesar Rp 394,7 juta.

“Berdasarkan hasil penilaian OJK, kondisi perusahaan masih dinyatakan sehat,” tambahnya.

Tak hanya unggul dari sisi keuangan, BPR BKK Kebumen juga aktif menghadirkan berbagai program inovatif. Di antaranya kredit untuk Pekerja Migran Indonesia, produk Kredit KOMPAK tanpa potongan biaya administrasi dan provisi bagi pedagang pasar, serta Kredit Mikro UMKM (KMB) dan Kredit Pamsimas untuk mendukung pengentasan kemiskinan.

“Kami juga meluncurkan Kredit Mikro Nelayan dan UKM Perikanan dengan suku bunga hanya 0,75%. Selain itu, kami menyalurkan CSR sebesar Rp 534 juta untuk infrastruktur dan subsidi bunga Rp 350 juta bagi pelaku UMKM,” jelas Sutrisno.

Untuk meningkatkan layanan digital, BPR BKK Kebumen juga memperkenalkan aplikasi AMPLOP BKK (Aplikasi Milenial Pakai Layanan Online Produk BKK)—sebuah platform digital yang memudahkan masyarakat melakukan transaksi keuangan secara online.

“Alhamdulillah, BPR BKK Kebumen saat ini masuk dalam tiga besar BPR terbaik se-Jawa Tengah,” ucap Sutrisno bangga.

Wakil Bupati Zaeni Miftah yang hadir menerima penghargaan turut menyampaikan apresiasinya.

“Selamat kepada seluruh jajaran BPR BKK Kebumen atas capaian luar biasa ini. Semoga penghargaan ini menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Wabup juga mendorong agar BPR BKK Kebumen tidak puas hanya di posisi tiga besar.

“Kalau sekarang sudah masuk tiga besar, tahun depan harus naik peringkat. Kalau belum bisa jadi nomor satu, minimal peringkat dua. Kita harus punya target untuk menjadi BUMD terbaik nasional,” tegasnya.

Zaeni juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dan strategi yang tepat dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang penuh tantangan.

“Persaingan bisnis keuangan makin ketat. Kita harus cermat membaca peluang dan bijak dalam mengambil keputusan,” pungkasnya.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.