PERISTIWASOSIAL

Kebumen Jadi Tuan Rumah Latihan Tim Sibat PMI Nasional

1776
×

Kebumen Jadi Tuan Rumah Latihan Tim Sibat PMI Nasional

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabupaten Kebumen dipercaya menjadi tuan rumah Latihan Gabungan Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) Palang Merah Indonesia (PMI) Nasional III Tahun 2024. Kegiatan ini akan berlangsung di dua lokasi, yakni Pantai Kaliratu dan Pantai Pandankuning, pada 24-26 September 2024.

Dalam rangka menyukseskan acara ini, PMI Kabupaten Kebumen telah melakukan berbagai persiapan penting, salah satunya adalah menyiapkan 300 pendamping atau panitia. Para pendamping ini akan bertugas melayani sekitar 2.000 peserta yang berasal dari 24 provinsi dan 78 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Selain itu, 10 negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam kegiatan ini.

“Sampai saat ini, sudah ada perwakilan dari 10 negara yang siap hadir, termasuk Amerika Serikat, Jenewa (Swiss), Jepang, Australia, Singapura, Filipina, Myanmar, Timor Leste, dan Irak,” ujar Sekretaris PMI Kebumen, Mukhsinun, saat dikonfirmasi oleh Kebumen24.com usai rapat teknis di Aula PMI Kebumen, Sabtu, 21 September 2024,

Dalam kesempatan tersebut, Mukhsinun juga menyampaikan pesan dari Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, yang menekankan pentingnya menjaga nama baik Kebumen sebagai tuan rumah. Ia menegaskan bahwa acara nasional PMI ini adalah tanggung jawab bersama, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Kebumen, mulai dari relawan hingga organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal.

“Kami mengundang perwakilan OPD dan instansi vertikal di Kebumen untuk menjadi LO (Liaison Officer), yang akan mendampingi delegasi dari 24 provinsi. Terima kasih atas kesediaan dan dukungannya,” tambah Mukhsinun.

Sementara itu, Ketua Bidang Relawan PMI Kebumen, Bambang Widadi, menjelaskan bahwa tema kegiatan ini adalah “Sinergitas dalam Membangun Ketangguhan Iklim”.

Adapun tujuan kegiatan ini adalah: pertama, mendukung implementasi strategi iklim PMI dengan mendorong program penghijauan dan pelestarian lingkungan hidup; kedua, membangun pusat unggulan program dan layanan PMI terkait pengurangan risiko bencana dan adaptasi terhadap perubahan iklim; ketiga, berbagi pengetahuan, keterampilan, serta inovasi dari program-program berkelanjutan yang telah dilaksanakan oleh SIBAT PMI; keempat, membangun jejaring koalisi dan advokasi menuju masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.

“Sebagai bagian dari kegiatan ini, rencananya akan ditanam 50.000 bibit mangrove dan tanaman produktif di lokasi kegiatan,” jelas Bambang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.