PemerintahanPERISTIWASEJARAHSENI BUDAYATRADISI

Peringati Bulan Muharam, Warga Panjer Arak Tumpeng Keliling Kampung

1841
×

Peringati Bulan Muharam, Warga Panjer Arak Tumpeng Keliling Kampung

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com-  Dalam rangka mempringhati tahun baru hijriah atau bulan muharom, Warga Dusun Kuwarisan, Kelurahan Panjer, Kebumen Jawa Tengah memiliki tradisi unik. Yakni arak arakan tumpeng hingga keliling kampung.

Tradisi ini rutin digelar setiap bulan muharam, tepatnya hari Jumat Kliwon, 28 Juli  2023. Ingkung di arak dari halaman Kantor Kelurahan Panjer, melewati Jalan KH Hasyim Asy’ari hingga menuju Masjid Banyumudal.

Sesampai di masjid, masyarakat membaca tahlil dan doa bersama. Hadir secara langsung mewakili Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Sekda Kebumen H. Ahmad Ujang Sugiyono, Ketua Tim PKK Kabupaten Kebumen Iin Windarti Arif Sugiyanto, Fokropimcam Kebumen, Pemerintah Kelurahan Panjer, serta tokoh agama dan masyarakat kelurahan setempat.

Pada kesempatan itu, Bupati turut memberikan 15 ingkung ayam untuk dibagikan kepada para ketua RT dan RW di Dukuh Kuwarisan. Kegiatan ini sekaligus peringatan KHaul Syaikh Ibrahim Asmoroqondi yang dikenal merupakan seorang ulama penyiar agama islam pada jaman dulu.

Ketua Panitia Teguh Hantiarsa S.Pd mengatakan Kirab Ingkung merupakan tradisi yang sudah dilakukan turun temurun dari jaman dulu. Ini sebagai bentuk nguri nguri budaya dan syiar islam.

Dalam setiap tahuny, ikung yang dibuat masyarakat terus bertambah. Untuk tahun ini diperkirakan ada sekitar 15 ribu ingkung. Meski begitu yang diarak hanya sekitar 7 ingkung sebagai simbolis.

“Adat atau kebiasaan berkumpul beraama keluarga baik jauh maupun dekat dengan membuat menu yang sangat spesial yaitu ingkung. Tahun ini ada sekitar 15 ribu hingga 20 ribu ingkung yang di buat masyarakat. Baik yang di bawa ke masjid untuk di doakan bersama atau yang hanya di rumah saja. Ini sudah berlaku turun temurun selama saya berada di kuwarisan. Nilai yang di tanamkan yaitu untuk memuliakan bulan muharom dan termasuk syiar islam.” ucapnya.

Selain itu Teguh mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu untuk memuliakan bulan muharom dan memupuk jalinan silaturahmi. Termasuk meningkatkan hubungan komunikasi yang baik, serta persaudaraan.

“Ini sebagai sebagai isyarat anatar ulama dan umaro dan menjadi syiar bulan muharom perlu disemangat dan semarak karena tahun baru hijriah. Harapanya terjalin seliturahmi yang lebih erat lagi,.” pungkasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Sekda Kebumen menyampaikan, pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, tradisi ini patut terus dilestarikan sebagai bentuk siyar islam dan nguri nguri budaya.

“Perjuangan syiar islam syech Asmkrokondi ini agar  terus dilanjutkan oleh para generasi penerus baik di dalam syiar islam maupun di kehidupan bermasyarakat utamanya di pembangunan, dengan demikian dapat menjadi wahana memperkuat tekad dan semangat para penerus, keturunan dan seluruh masyarakat khususnya panjer dan sekitarnya.” ucap sekda.

Lebih jauh Sekda mengatakan, jelang bulan Agustus bakal memperingati beberapa peristiwa penting, yakni ulang tahun kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kebumen. Untuk itu Sekda mengajak kepada masyarakat untuk ikut menyemarakan dengan mengisi kegiatan yang positif dan bermanfaat.

“Hari ulang tahun kemerdekaan republik indonesia pada tanggal 17 agustus, peringatan hari jadi kabupaten kebumen ke 394 pada tanggal 21 agustus, hari pramuka 14 agustus, dan hari jadi provinsi jawa tengah ke 73 pada 15 agustus 2023. Mari kita semarakan dan kita dukung dengan kegiatan positif dan bermanfaat. Jadikan momentum tersebut sebagai motivasi kita untuk memberikan dan melakukan yang terbaik bagi daerah, bangsa dan negara. Bersama mewujudkan kebumen yang semarak.” imbuhnya.(K24/AL/IL).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.