KEBUMEN, Kebumen24.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengapresiasi lomba pacuan kuda yang diselenggarakan di lapangan Tegalrejo, Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kebumen. Terlebih event pacuan kuda ini telah berlangsung sejak tahun 1957.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara Pacuan Kuda kemarin. Hadir mendampingi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, serta jajaran Forkopimda.
Menurut Dito, ini adalah kegiatan yang bukan saja menampilkan seni olahraga dalam berkuda, tapi juga berbalut budaya dan rohani. Event ini juga dikelilingi oleh UMKM yang bisa menggerakakn perekonomian masyarakat.
“Ini yang diharapkan Presiden, perlu dimasifkan dan disuport acara-acara kombinasi antara prestasi dan entertainment untuk rakyat. Jadi ini paket lengkap, seperti yang telah saya sampaikan kepada Pak Bupati,” ujar Dito di lokasi.
Dito berharap kegiatan semacam ini tidak hanya diadakan satu kali dalam satu tahun, tapi perlu diadakan minimal dua kali dalam satu tahun. Kemudian konsep olahraga ini perlu diiringi budaya. Disiapkan lebih meriah dan guyub.
“Kalau untuk tempat atau arena, tadi yang diusulkan pagar. Yang mungkin nanti bisa kita sinergikan, kita coba cari pihak swasta untuk mensponsori, karena saya lihat pengunjungnya cukup banyak ya: puluhan ribu. Jadi potensial sekali untuk dikembangkan agar lebih bagus,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menpora. Tidak banyak yang ia sampaikan, yang pasti kegiatan ini menjadi bukti bahwa Kebumen punya banyak hal yang bisa menjadikan daya tarik masyarakat luar datang ke kota ini.
“Ini terbukti pancuan kuda ini pesertanya bukan hanya dari Kebumen tapi juga banyak dari luar daerah. Ada dari Kalimantan Selatan, Yogyakarta, Bandung, Tasikmalaya. Dengan kegiatan semacam ini, maka Kebumen semakin dikenal banyak orang, ekonomi semakin maju,” singkatnya.
Pada kesempatan tersebut, Menpora memberikan piala untuk juara kelas Calon Derby yang dimenangkan Tim Bintang Selatan dari Kenojayan, Kebumen.
Lomba pacuan kuda di Ambal rutin diadakan setiap tahun. Tepatnya satu minggu setelah lebaran Idul Fitri. Untuk juara kelas tertinggi yakni Kelas Terbuka mendapat hadiah uang Rp11 juta dan juga tropi.
Diketahui, kelas yang dilombakan diantaranya ada Kelas A Sprint, Kelas Terbuka 2000, Kelas B, Kelas C Panjang dan Kelas C Sprint. Selain itu juga Kelas D Utama, Kelas D Madya, Kelas E, Kelas F, Kelas G, Kelas H, Kelas I dan Kelas J.
Kemudian, Kelas Lokal A dan B, Kelas Lokal Tradisional A dan B, Kelas Calon Derbi (kuda muda), Kelas Pemula Perdana Kecil dan Besar.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















