KEBUMEN, Kebumen24.com – Operasi Ketupat Candi 2023 Polres Kebumen resmi dbuka. Operasi ini bakal berlangsung hingga 14 hari kedepan, mulai 18 April sampai dengan 1 Mei 2023.
Pembukaan ditandai dengan apel gelar pasuikan, di halaman Setda Kebumen, Senin 17 April 2023. Termasuk ditandai dengan penyematan pita warna merah ke perwakilan personel gabungan oleh Wakil Bupati Kebumen Ristawati dan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mengungkapkan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Untuk pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
“Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergisitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H,” jelasnya.
Berdasarkan Survei Indikator periode 5 sampai dengan 10 Mei 2022, terdapat 73,8% masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022.
“Penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik,”pesannya.
Sementara itu, Kapolres kebumen AKBP Burhanuddin mengungkapkan, Operasi ini telah diawali dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada tanggal 10 sampai dengan 16 April 2023. Kemudian akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 sampai dengan 9 Mei 2023. Setelah apel gelar, para personel akan langsung bergeser ke sejumlah pos pengamanan yang telah didirikan di beberapa titik.
“Hari ini langsung, personel bergeser ke pos-pos pelayanan dan pengamanan yang ada di wilayah hukum Polres Kebumen. Untuk Polres Kebumen menerjunkan 605 personel pengamanan,” jelas AKBP Burhanuddin didampingi Dandim 0709 Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana S.
Dijelaskan, operasi ini didukung oleh instansi terkait, mulai Kodim 0709 Kebumen, Pemkab Kebumen, serta berbagai relawan. Pihaknya berharap pelaksanaan pengamanan mudik lebaran akan berjalan kondusif di wilayah Kebumen.
“Harapan kami kedepan, semoga peredaran miras di Kebumen dapat berkurang bahkan zero. Selanjutnya pelaksanaan libur lebaran bisa penuh suka cita,” pungkasnya.
Pada akhir kegiatan, Polres Kebumen juga memusnahkan 3.358 botol minuman keras, hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan mulai tanggal 10 sampai 16 April 2023. Pemusnahan dimulai secara simbolis oleh Kapolres bersama Forkopimda, dengan pemecahan botol pada roda mesin slender. Lalu ribuan botol itu digilas menggunakan mesin slender. (k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















