KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka menciptakan kerukunan dan perdamaian antar sesama bangsa, umat islam khususnya warga NU diajak untuk tidak membeda bedakan latar belakang agama maupun lainya. Ini dikarnakan, didalam hidup berbangsa dan negara, semua masyarakat sama dan setara dengan warga yang lain.
Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LBM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mahbub Ma’afi saat menjadi narasumber pada acara Halaqoh PBNU dengan tema Fiqh Peradaban Syiyasyah dan Kewarganegaraan, di Ponpes Alhasani Desa Jatimulyo Alian Kebumen, Kamis 10 November 2022. Acara juga menghadirkan narasumber Ketua Tanfidziyah PCNU Kebumen KH. Drs. Moh Dawamuddin Masdar, M.Ag, dengan Moderator Mukhsinun, S.H.I., M.E.I. dari Dekan Fak Ekonomi dan Bisnis Islam IAINU Kebumen,
‘’ Dalam hidup berbangsa dan bernegara, sudah tidak jamanya lagi membeda bedakan agama, dalam kontek ini sebenranya semua setara. Jadi sudahilah,’’ucap KH. Mahbub Ma’afi.
Lebih jauh menurut Mahbub tema kegiatan ini memang sudah lama, namun masih relevan. Mengingat, terkadang perbedaan agama masih seringdi permasalahkan dan menjadi menyekat dalam kehidupan bernegara.
‘’ Dalam Khasanah fiqh itu ada muslim dan no muslim, biasanya Kalo yang bukan muslim dianggap tidak setara. Nah ini sudah tida jamanya lagi, mari jaga perdamaian dan jaga keutuhan bangsa,’’pesannya.
Sementara itu, Drs. Moh Dawamuddin Masdar menjelaskan persuadaraan ada tiga jenis. Pertama yakni ukuwah islamiah atau persaudaraan sesama muslim. Kedua Fatoniah atau persaudaraan sesama bangsa, dan terakhir ukuwan syariah.
‘’ Khusus warga NU mari kita jaga persaudaraan dengan memahami tiga jenis ini,’’ungkapnya.
Disisi lain Dawam juga berpesan kepada Warga NU Kebumen menjelang tahun politik, agar jangan sampai ada poltik identitas. Termasuk melarang jangan sampai menggunakan ayat dan hadis untuk kepentingan Elektoral, namun hanya diperbolehkan untuk kepentingan publik kemaslahatan umat.
‘’ Jangan sampai narasi narasi agama di jadikan kampanye. Ini bisa jadi konflik antar ras dan suku agama. Gunakan ayat untuk perdamaian.’’imbuhnya.
Turut hadir Rois Syuriah KH Afifuddin Chanif Al Hasani, Ketua RMI NU Kebumen Gus Fachruddin Ahmad Nawawi. Rektor UMNU Kebumen Dr, Imam Satibi, Pengasuh Pon Pes Al-Hasani Gus Azhary Muhammad Al-Hasani, Jajaran Forkopimcam Alian serta sejumlah ulama lainya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















