Breaking NewsDAERAHPEMBANGUNANPemerintahan

Waduh…! Baru Dua Bulan Selesai Diperbaiki, Jalan Gentan-Mirit Petikusan Rusak dan Berlubang

1473
×

Waduh…! Baru Dua Bulan Selesai Diperbaiki, Jalan Gentan-Mirit Petikusan Rusak dan Berlubang

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Belum genap tiga bulan, pekerjaan Pemeliharaan Berkala ruas Jalan Gentan-Mirit Petikusan sudah dikeluhkan warga. Pasalnya, beru dua bulan di aspal kondisi jalan sudah rusak dan berlubang.

Hal ini terlihat dari hasil pantauan di lapangan Minggu 30 Oktober 2022. Jalan berlubang banyak ditemui khususnya di Jalan Gentan ke selatan, baik di bagian tengah maupun sisi pinggir jalan.

Galih salah seorang pengendara motor warga asal Prembun mengaku mengeluhkan adanya konsisi jalan yang baru selesai diaspal tersebut namun sudah rusak. Menurutnya, ini sangat berbahaya bagi pengendara motor.

“Aneh, kalau ndak salah ini baru selesai pengaspalan kemarin belum lama mas. Tapi udah pada rusak, lubang disana sini. Aspalnya kasar gak halus, bahaya motor kalau lewat malam hari,” ucap Galih.

Galih dirinya hampir setiap hari melintas Jalan Gentan-Miritpetikusan karena berprofesi sebagai guru. Seingat dirinya proyek pengaspalan baru selesai dikerjakan akhir bulan Agustus kemarin.

“Masa baru dua bulan selesai dikerjakan jalan udah pada bolong-bolong begini. Ini kontraktornya asal ngaspal pasti mas,” tegas Galih kesal.

Hal senada diutarakan Hariyadi warga Desa Mirit petikusan. Ia juga mengeluhkan dengan pengerjaan proyek yang terkesan asal-asalan tersebut. Menurutnya, perbaikan jalan baru saja selesai dikerjakan, namun sekarang sudah rusak kembali.

Disisi lain, ia menilai penyedia jasa berusaha menambal jalan yang berlubang tapi justru membahayakan pengendara karena tambal jalan menggunakan bahan cor beton. Ini membuat kontur jalan justru tidak rata setelah diperbaiki. Alhasil, kenyamanan warga terganggu.

“Awalnya seneng ada perbaikan jalan tapi melihat hasilnya begini malah jadi membahayakan pengguna jalan mas. Kasihan sekali jalan yang semula rata justru berubah menjadi bergelombang akibat penambalan parsial kaya gini,” terang Hariyadi.

Dikatakannya, pengendara yang melintasi Jalan Gentan-Mirit Petikusan harus ekstra hati-hati karena bila tidak, ban sepeda motor bisa masuk lubang dan terjatuh. Untuk itu, harusnya pemerintah daerah memperhatikan kualitas pada setiap pembangunan yang dilakukan, terutama pengaspalan pada ruas Jalan Gentan-Mirit Petikusan.

‘’Aneh saja, pengaspalan pada ruas jalan tersebut kembali rusak baik retak ataupun berlubang. Pasalnya jalan ini tidak dilalui oleh kendaraan-kendaraan besar yang memiliki beban tonase berat.’’imbuhnya.

Berdasarkan data yang tercantum pada papan pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Gentan-Mirit Petikusan Kontruksi menelan anggaran Rp.1.235.127.000 dari anggaran APBD Kabupaten Kebumen (DAU). Dengan jangka waktu 100 hari kalender (16-5-2022 s/d 23-8-2022).

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Joni Hernawan melalui sambungan telpon menjelaskan kerusakan yang terjadi pada proyek pengaspalan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak penyedia jasa.

Menurut Joni, setiap pekerjaan kontraktual meski sudah diserahterimakan ke dinas namun masih ada tanggung jawab kontraktor selama masa pemeliharaan, untuk mengembalikan kondisi jalan seperti pada saat serah terima pertama.

“Waktunya biasanya sekitar 6 bulan, bisa juga lebih tinggal kontraknya seperti apa mas,” jelasnya.

Namun, saat disinggung kenapa baru dua bulan selesai dikerjakan namun banyak kerusakan yang terjadi seperti aspal nglupas dan jalan berlubang, pihaknya hanya menjawab besok akan menerjunkan tim ke lokasi.

“Iya mas, besok tim saya tak suruh cek,” jawabnya singkat.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.