PEJAGOAN, Kebumen24.com,- Untuk menciptakan wirausahawan dari kalangan muda, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Indojaya kembali menggelar pelatihan membuat sablon secara gratis. Pelatihan ini menggunakan anggaran dari Direktorat Jendral Vokasi Republik Indonesia.
Pelatihan berlangsung di Desa Adirirto Kecamatan Pejagoan Kebumen, Senin, 1 Agustus 2022. Hadir Kepala Dinas Pendidikan Kebumen yang diwakili Kasi Pendidikan Nonformal Purwono Suwahya, Kepala Desa Adirirto Mukhamad Khasanudin dan juga Ketua LKP Indojaya Yuwono Wisudo Pramono.
Kasi Pendidikan nonton Formal Purwono Suwahya menyambut baik adanya pelatihan yang diselenggarakan oleh LKP Indojaya kepada para pemuda. Tersebut. Menurutnya, pelatihan ini dapat menjadi bekal para peserta untuk membuka usahanya sendiri.
‘’ Pelatihan yang diselenggarakan oleh LKP Indojaya sepenuhnya gratis, anggaran dari Direktorat Jendral Vokasi RI. Sedangkan Disdikpora Kabupaten Kebumen memberikan fasilitas dalam penyelenggaranya sebagai bentuk dukungan.’’terangnya.
Lebih jauh Purwono menjelaskan, di Kebumen ada 36 LPK yang memberikan pelatihan ketrampilan kepada masyarakat. Seperti halnya pelatihan perbengkelan, tata rias dan juga Komputer. Ia menilai, lembaga lembaga pelatihan tersebut telah memiliki kompetensi yang mumpuni.
‘’ Salah satunya LKP Indojaya, yang pengujinya mendapatkan juara 1 lomba Karya Inovasi Lembaga. Hal ini tentunya bisa meningkatkan Profesionalitas pendidik, untuk mencetak para wirausahawan yang trampil.’’imbuhnya.
Sementara itu Ketua LKP Indojaya Yuwono Wisudo Pramono menuturkan metode pelatihan menggunakan sistem kelompok, dan dibuat paket. Dimana, para peserta akan diajari menggunakan aplikasi corel, sebagai modal desain dalam pembuatan sablon.
‘’ Pelaksanaan pelatihan akan memakan waktu hingga 1,5 bulan atau sekitar 200 jam. Dalam satu hari ada 6 jam pelatihan, hal ini berbeda dengan pelatihan sebelumnya yang memakan waktu hingga 2 bulan, namun jam pelajaran yang diberikan tetap sama yakni 200 jam.’’terangnya.
Usai pelatihan ini, diharapkan para siswa mahir dan mampu membuat desain sablon sendiri. Mereka juga dilatih bagaimana cara pemasaran, agar produk yang dihasilkan bisa di kenal masyarakat luas.
Kepala Desa Adirirto Mukhamad Khasanudin, mengaku siap mendukung program pelatihan yang diselenggarakan oleh LKP Indojaya. Diharapkan dapat akan taraf hidup masyarakat, terutama untuk mengentaskan kemiskinan.
Pihaknya berharap, dengan pelatihan ini para pemuda bisa melihat peluang usaha, dan menjadi pengusaha muda dan memajukan desanya. Dengan begitu, kedepannya akan terbentuk kemandirian desa.
” Harapannya mungkin kedepan desa semakin maju harapan saya pemuda usahanya di desanya masing masing karena merantau pun akhirnya pulang kembali jadi kedepannya biar desanya yang maju dengan adanya wirausaha nya sendiri sendiri,” pungkasnya.(k24/ arta).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















