KEBUMEN, Kebumen24.com – Kebumen Internasional Ekspo (KIE) memiliki dampak yang cukup signifikan bagi ekonomi, salah satunya dirasakan Masyarakat Kecamatan Sruweng. Dimana, dalam sehari, Produk yang di pasarkan melalu stand mampu meraup omzet hingga 80 juta rupiah. Hal itu didapatkan pada gelaran hari ke-2, Minggu 26 Juni 2022.
Ketua Bumdes Sruweng Muzaki menjelaskan omzet tersebut didapat dari produk kalung jenitri yang merupakan salah satu potensi lokal Sruweng. Di gelaran KIE ini telah dipesan dan transaksi sebesar 80 juta rupiah untuk 120 pcs. Rencananya kalung tersebut akan di kirim ke India pada 15 Juli mendatang.
“Pad hari ke2 kemarin telah terjadi transaksi 80 juta untuk kalung Jenitri dan akan di kirim ke India”, jelas Muzaki.
Muzaki menambahkan selain jenitri, stand Kecamatan Sruweng juga menjual berbgai menu olahan makanan dan minuman. Kemudian peralatan dapur seperti lumpang kayu, piring sapu lidi dan ciri watu, serta berbagai produk umkm Sruweng. Ini rata-rata bisa meraup omzet 2,7 juta – 3 juta per hari.
“Berbagai porduk unggulan dari wilayah pegunungan di Kecamatn Sruweng dan berbgai produk umkm lokal kami pamerkan di sini”, imbuhnya.
Kecamatan Sruweng sendiri memiliki 2 stand, yaitu stand nomor 69 atau yang terletak di depan Gedug DPRD Kebumen. Sedangkan stand nomor 50 tepatnya di sebalah timur pintu masuk barat.
“Stand nya 2 Kecamatan Sruweng dan Bumdes Sruweng, silahkan kunjungi dan beli produk umkm dari Sruweng”, pungkasnya.(k24/arta)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















