PEJAGOAN, Kebumen24.com,- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kebumen bakal memperjuangkan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk 500 mahasiswa. Bahkan untuk saat ini, telah terealisasi 146 mahasiswa.
Hal itu disampaikan Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi saat menggelar silaturahmi di Ndalem Rowogowok Pejagoan Kebumen Jumat, 20 Mei 2022. Hadir Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Rektor UMNU Kebumen Imam Satibi, Anggota DPRD Kebumen Bambang Sutrisno dan Kepala Badan Kesbangpol Yanie Giat Setiawan.
Saiful Hadi mengatakan, Beasiswa tersebut merupakan aspirasi dari Ketua DPR RI Puan Maharani dan juga Ketua DPD PDIP Jawa Tengah Utut Adianto. Rencananya dalam waktu dekat akan terealisasi untuk 200 mahasiswa Kebumen.
Selain UMNU, kampus lain di Kebumen juga diupayakan mendapat beasiswa KIP Afirmasi. Untuk UMNU, pada tahun 2020 sudah ada 50 mahasiswa, dan di tahun 2021 diakumulasi sebanyak 146 mahasiswa.
Saiful yang Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah itu juga menyampaikan hasil lobi dari Anggota DPR RI Utut Adianto terkait beasiswa untuk 200 mahasiswa yang akan diproses Juni mendatang.
“Semoga ada tambahan 200 KIP Afirmasi dari Mbak Puan (Puan Maharani, Ketua DPR RI-Red). Dan Kami sengaja mengundang wali dan mahasiswa penerima beasiswa KIP Afirmasi agar ada hubungan kekeluargaan,” katanya.
Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih menambahkan, dari sekitar 1.600 mahasiswa UMNU Kebumen, diupayakan 10 persennya mendapatkan beasiswa KIP Afirmasi. Dimana program beasiswa tersebut selaras dengan visi misinya.
Ia pun menekankan para mahasiswa tidak hanya fokus menjadi ilmuan, namun juga bisa berperstasi di segala bidang.
“Dengan bantuan yang diberikan DPR RI ini semoga menjadi motivasi mahasiswa untuk belajar lebih giat lagi,” jelas Rista, sapaan akrab Ristawati Purwaningsih.
Rektor UMNU Kebumen Imam Satibi mengaku perguruan tinggi akan sangat terbantu dengan adanya beasiswa KIP tersebut. Termasuk juga membantu meningkatkan sumber daya daerah.
Dikatakan, UMNU Kebumen yang langsung di bawah PBNU bukanlah yayasan lokal tapi langsung dari pusat. Ia juga berharap, kedepan UMNU Kebumen masih mendapatkan fasilitas tersebut, sehingga UMNU akan terus berupaya bagaimana menyiapkan anak muda yang memiliki visi kebangsaan.
“Menyiapkan sumber daya anak muda ini yang, memiki visi kebangsaan, yang memiliki visi moderasi dan bisa berpartisipasi dalam program pembangunan,”terangnya.
Sementara itu, Wahyudi, selaku orang tua mahasiswa mengaku senang anaknya bisa kuliah dengan beasiswa KIP Afirmasi tersebut. Ia berharap perjuangan Puan Maharani dan Urut Adianto dari PDIP mendapat pengganti lebih baik. Sedangkan para penerima bisa menyelesaikan kuliah dengan hasil memuaskan.(k24/imam)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















