PemerintahanPendidikan

Ajak Guru Gemar Menulis, MTs N 4 Kebumen Gelar Webinar Bedah Buku

1016
×

Ajak Guru Gemar Menulis, MTs N 4 Kebumen Gelar Webinar Bedah Buku

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – MTs Negeri 4 Kebumen menggelar Webinar bedah buku dengan tema ‘’ Menjadi Guru Gila Membaca dan Menulis’’. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni dari Guru besar STAI Tulungagung Prof Ngainun Na’im dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen.Ibnu Asaddudin.

Weibinar yang berlangsung sabtu, 19 Februari 2022. Hadir pula secara virtual, Kepala Kantor Kementerian agama Provinsi Jawa Tengah, H. Musta’in  Ahmad dan Bupati Kebumen yang di wakili Kepala Dinas Pendidikan Kebumen Asep Nurdiana.

Kepala MTsN 4 Kebumen H. Mahmudin megatakan kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya membaca dan menulis khususnya bagi para guru di lingkungan kementerian Agama Kabupaten Kebumen. Termasuk di MTsN 4 Kebumen.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting diikuti para guru. Terlerbih dari hasil riset dan pengembangan pendidikan nasional atau The Program for International Student Assessment (PISA) meyebutkan bahwa kesadaran membaca ditingkat pendidikan menengah usia 15 tahun, di Indonesia menempati urutan ranking 71 dari 80 Negara..

‘’ Ini memprihatinkan, untuk itu melalui kegiatan ini kami ajak para guru agar gemar membaca dan menulis,’’ucapnya.

Sementara itu, dalam meterinya Ibnu Asaddudin menyampaikan guru adalah pembawa risalah kenabian. Menurutnya ini sangat mulia dan harus terus dipupuk. Untuk itu, membaca dan menulis hukumnya wajib bagi para guru.

Hal senada disampaikan Prof Ngainun Naim. Mnurutnya menulis itu sejatinya mudah, seperti halnya cemilan saja dan tidak perlu waktu lama. Kendati begitu, menulis dibutuhkan keteletian dan kecermatan serta dasar pemahaman yang luas.

‘’ Menulis itu mudah seperti anda pegang HP dan membuat status di facebook. Tapi harus dengan ketelitian dan jangan asal nulis,’’ujarnya.

Dalam sambutnya, Asep Nurdiyana menyampaikan, pihaknya menyambut baik dan berharap kegiatan ini dapat meningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya bagi para guru. Ia menilai Guru memiliki peran besar sebagai penentu kualitas pendidikan.

‘’ Guru dalam mengajar paling tidak berpegang pada 4 C (Komunikasi, Kolaborasi, Berfikir kritis ,dan kreatif).’’katanya.

Asep menambahkan di Era sekarang guru menghadapi peserta didik yang jauh lebih beragam. Selain itu, materi pelajaran yang lebih komplek dan sulit serta proses pembelajaran dan tuntutan capaian berfikir siswa yang lebih tinggi.

‘’ Guru abad 21 dituntut tidak hanya mengajar dan mengelola kelas dengan efektif tetapi juga membawa hubungan yang efektif dengan siswa dan komunitas sekolah. Guru juga harus menggunakan teknologi untuk mendukung mutu pengajaran serta melakukan refleksi dan perbaikan praktek pembelajarannya secara terus menerus,’’imbuhnya.

Asep berpesan, para guru harus mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal melalui berbagai rancangan inovasi. Pembelajaran juga harus dikemas dengan kreatif, inovatif dan mengembangkan kreativitas peserta didik . Karir di abad 21 membutuhkan orang-orang yang fleksibilitas, adaptif, komunikatif dan mandiri. Selain itu memiliki keterampilan sosial dan budaya, produktif dan akuntabil, memiliki kepemimpinan dan tanggung jawab.

‘’Artinya para guru digadang untuk menyiapkan murid-muridnya mempunyai kemampuan sesuai tuntutan karir abad 21 tersebut. Guru dituntut kreativitas agar siswa mampu mengkonstruksi pengetahuannya.’’pungkasnya.(K24)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.