Pemerintahan

Paparan Didepan Komisi VIII DPR RI, Kakankemenag Kebumen Usulkan Kenaikan BOP RA

933
×

Paparan Didepan Komisi VIII DPR RI, Kakankemenag Kebumen Usulkan Kenaikan BOP RA

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kepala Kementrian Agama Kebumen H. Panut berharap Bantuan Operasional Pendidikan tingkat RA (Raudhatul Athfal) yang saat ini sebesar Rp. 600.000, per siswa setiap tahun untuk ditingkatkan. Ini dikarnakan pendidikan di tingkat dasar sangat membutuhkan perhatian dan dukungan serius dari pemerintah.

Hal itu ia paparkan saat mengikuti kegiatan kunjungan kerja rombongan komisi VIII DPR RI yang diipimpin oleh Abdul Wachid Rabu 17 November 2021 di Aula Setda Kebumen. Ia berharap kedepan bantuan tersebut bisa ditingkatkan menjadi lebih dari dari enam ratus ribu rupiah.

“Sebagai bahan informasi, berdasarkan data yang ada di kami, saat ini di Kabupaten Kebumen terdapat 108 RA dan siswanya sebanyak 4484 anak. Dan berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran tahun 2021  BOP RA yang telah tersalurkan sebanyak Rp. 2.638.200.000,00 ( dua milyar enam ratus tiga puluh delapan juta dua ratus ribu rupiah),”jelas H. Panut.

Panut mengatakan penyaluran bantuan program pendidikan dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka pendidikan dilingkungan kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, telah diterima di lembaga – lembaga lingkup Kemenag. Diantaranya pencairan BOS, Bantuan Operasional Siswa, Bantuan Operasional Pendidikan BOP dan PIP dan Program Indonesia pintar.

‘’ Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada rombongan Komisi VIII DPR RI yang telah memperjuangkan BOP RA tersebut,’’

Terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka Panut menyampaikan madrasah di Kabupaten Kebumen telah terselenggara dengan protocol kesehatan ketat. PTM berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Abdul Wachid menyatakan ditengah kondisi pandemi covid-19 seperti ini pentingnya wakil rakyat bersama Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kinerja. Dengan harapan seluruh serapan anggaran dapat terealisasi dengan baik.

“Agenda penting dalam kunker spesifik hari ini hendak mengetahui secara langsung bagaimana serapan anggaran yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun 2021 yang dilaksanakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kebumen yang bersinergi dengan Kementerian Sosial, Kementerian Agama dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana,” tutur Abdul Wachid.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.