PERISTIWA

Ditegur Tidak Boleh Jualan di Mapolres, Penjual Ini Justru Malah Berterimakasih

960
×

Ditegur Tidak Boleh Jualan di Mapolres, Penjual Ini Justru Malah Berterimakasih

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Demi alasan kenyamanan pelayanan kepada pengunjung, pedagang dari luar tidak diperbolehkan berjualan di dalam lingkungan Mako Polres Kebumen.  Termasuk seorang pedagang kemoceng.

Pedagang itu kemudian ditegur Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Kebumen Ipda Budi Santoso yang kebetulan tengah piket sebagai Perwira Pengawas, Rabu 27 Oktober 2021. Namun ketika tidak diizinkan untuk masuk berjualan di Polres Kebumen, sang pedagang yang kira-kira usianya 60 tahun itu justru berterimakasih kepada Ipda Budi.

“Saat kami tegur untuk tidak jualan, kami kasih sedikit rejeki buat bapak itu. Katanya uang yang kita kasih, melebihi untungnya jika berjualan dalam sehari,” ungkap Ipda Budi.

Pedagang itu ditegur Ipda Budi tepat di pintu masuk ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kebumen.  Ipda Budi menegur dengan santun agar bisa diterima oleh penjual tersebut.

Terlihat pedagang yang mengalami cacat fisik, serta mengenakan baju batik warna coklat serta celana biru malah senang saat bertemu dengan Ipda Budi. Apalagi jika berkaca ke belakang, Ipda Budi pernah bertugas sebagai Bhabinkamtibmas yang dituntut selalu dekat dengan masyarakat.

Ia jago mendekatkan diri dengan masyarakat berbekal dari pengalamannya sebagai Bhabinkamtibmas.

“Terimakasih pak. Semoga semakin sukses,” ucap penjual sambil mendoakan Ipda Budi meninggalkan Mapolres.

Seperti diketahui bersama, selain tidak memperbolehkan penjual dari luar untuk berjualan di Mapolres Kebumen, warga yang akan berkunjung juga wajib melakukan scan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Hal ini dilakukan untuk alasan kenyamanan, kesehatan dan keamanan bersama.(k24/*)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.