PemerintahanPERISTIWAReligiSENI BUDAYASOSIAL

Begini Acara Kirab Tumpeng Haul Syaikh Ibrohim Asmorokondi Ditengah Pandemi Covid 19

1722
×

Begini Acara Kirab Tumpeng Haul Syaikh Ibrohim Asmorokondi Ditengah Pandemi Covid 19

Sebarkan artikel ini
FOTO KIRAP TUMPENG BANYUMUDAL

KEBUMEN, Kebumen24.com – Ada yang berbeda pada peringatan Haul Syaikh Ibrohim Asmorokondi di Dusun Kuwarisan Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen tahun ini. Dimana, seluruh jamaah harus mematuhi protokol kesehatan seperti wajib mengenakan masker. Hal itu dikarnakan untuk mencegah adanya penularan virus Covid 19 yang kini tengah merebak diseluruh penjuru Dunia.

 

Dalam acara yang berlangsung Jumat 11 September 2020 itu, seluruh kegiatan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Mulai dari pengecekan suhu badan bagi jamaah yang hadir, hingga cuci tangan dengan sabun. Meski begitu tak menyurutkan semangat dan antusias para warga untuk mengikuti acara yang telah rutin digelar setiap setahun sekali tepatnya di bulan Sura pada hari Jumat Kliwon sesuai penanggalan Jawa.

 

Pada kesemapatn ini, Ribuan tumpeng ingkung yang biasanya dikirab keliling kampung menuju masjid, kali ini dilakukan hanya dari depan halaman Masjid dan jumlah peserta juga dibatasi dan wajib menggunakan masker. Kemudian tumpeng tersebut dibawa masuk kedalam masjid dan para jamaah mengikuti tahlil kubro bersama.

 

FOTO WAKIL BUPATI SEDNG SAMBUTAN

Hadir secara langsung, Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Asisten 1 Setda Kebumen Hery Stiyanto, Kabag Kesra Setda Kebumen Wahib Tamam, Forkopimcam Kebumen serta para tokoh ulama dan ribuan jamaah.

 

Dalam sambutanya, Wakil Bupati menyambut baik dan berharap kegiatan dapat meningkatkan dan kerukunan warga serta memperkuat tekad dan semangat masyarakat Kuwarisan Kelurahan Panjer dalam meneladani perjuangan dan pengabdian Syaikh Ibrahim Asmorokondi.

 

“Atas nama pemerintah Kabupaten Kebumen, tentunya kami menyambut baik kegiatan ini. Semoga dapat menambah keimanan dan ketakwaan umat Islam di Kabupaten Kebumen,’’ujarnya.

 

Lebih lanjut, Arif Sugiyanto juga kembali menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, salah satunya harus mengenakan masker saat melakukan aktivitas keluar rumah. Hal itu dilakukan, mengingat kasus covid 19 di Kabupaten Kebumen akhir akhir cendrung meningkat.

 

‘’Kasus Covid 19 akhir akhir ini terus mengalami peningkatan, untuk itu kami pinta masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan, gunakan masker saat keluar rumah, dan rajin berolahraga agar imun tubuh terjag’’imbuh Wabup.

 

Seperti diketahui, tradisi yang lebih dikenal dengan tradisi ingkungan di Dusun Kuwarisan, Kelurahan Panjer ini sudah dilakukan turun temurun. Tradisi yang sudah turun temurun itu masih terjaga hingga sekarang.

 

Uniknya, setiap keturunan Dusun Kuwarisan wajib membuat satu ingkung ayam berikut nasi dan lauk pauknya untuk satu keluarga meski sudah tidak tinggal di dusun itu. Setiap keluarga atau keturunan asli Dusun Kuwarisan yang sudah berumah tangga, baik yang di Kebumen maupun yang di luar daerah wajib membuat tumpeng ingkung.

 

Bahkan, tak jarang dari mereka yang berada dari luar daerah mudik ke kampung halaman untuk ikut memperingati tradisi yang disakralkan itu. Jika tak sempat mudik, mereka menitipkan uang kepada sanak keluarga di kampung untuk membuatkan tumpeng ingkung atas nama dirinya.

 

Menariknya lagi, ingkung tidak boleh dimakan sebelum didoakan oleh imam masjid, setelah didoakan ingkung ayam dibawa pulang kembali ke rumah masing-masing baru dimakan. Warga percaya, tradisi ini sebagai ‘penolak bala’.(K24/THR).

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.