SOSIAL

Sahabat Disabilitas Kebumen Anjangsana Bantu Kaum Difabel

2486
×

Sahabat Disabilitas Kebumen Anjangsana Bantu Kaum Difabel

Sebarkan artikel ini
FOTO KEGIATAN SAHABAT DIFABEL

KEBUMEN, Kebumen24.com- Sebagai bentuk kepedulian terhadap kaum difabel. Sahabat Disabilitas Kebumen (SDK) melakukan anjangsana di wilayah perbatasan Kebumen yang notabene penyumbang kantong kemiskinan.

 

Selain melihat secara langsung kondisi penyandang disabilitas di empat kecamatan, yakni Sadang, Karanggayam dan Sempor. Pada kegiatan tersebut juga dibagikan sedikitnya 125 paket berupa sembako.

 

Koordinator SDK Hardi Nugroho menyampaikan, anjangsana kali ini merupakan sesi ke 3 sebagai rangkaian bentuk kepedulian menghadapi pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Kebumen bagian utara.

 

 “Setelah melakukan anjangsana, kita ketahui bersama ternyata masih banyak saudara disabilitas di Kecamatan Sadang ini yang belum tersentuh sejumlah pihak,” kata Hardi disela kegiatan, Minggu, 14 Juni 2020.

 

FOTO KEGIATAN Sahabat Disabilitas

Lebih lanjut, ia menjelaskan kegiatan anjangsana selama ini tidak dapat berjalan lancar tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak. Disebutkan, pada sesi tiga ini didukung penuh oleh keluarga besar Gereja Katholik Paroki Kebumen, Dinas Kesehatan Kebumen, Lazismu Kebumen, Muncul Grup Kebumen serta sejumlah pihak lain.

 

“Sembako itu dari Romo Tejo, sebelumnya juga banyak dibelakang kita yang peduli disabilitas di Kebumen,” terangnya.

 

Ia berharap, bantuan paket sembako dari sejumlah donatur dapat meringankan beban penyandang disabilitas yang saat ini juga terdampak pandemi Covid-19. Namun yang tak kalah penting, kata Hardi, langkah kecil itu dapat memantik semangat mereka untuk tetap semangat menjalani hidup.

 

“Kita tidak bisa berdiri sendiri untuk memupuk semangat saudara kita penyandang disabilitas. Maka butuh support semuanya agar mereka tidak minder dengan keterbatasan,” imbuhnya.

 

FOTO KEGIATAN Sahabat Disabilitas

Aksi sosial yang digencarkan selama ini, jelas dia, kedepan diharapkan dapat memberikan embrio maupun poin penting terhadap masyarakat bahwa di tengah keterbatasan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama. Terlebih Pemkab Kebumen beberapa waktu lalu telah mendeklarasikan Kabupaten Kebumen menjadi Kabupaten Inklusi.

 

“PR terbesar kita menyadarkan masyarakat bagaimana memberikan perlakuan dan hak yang sama kepada mereka. Tak lain untuk mendukung dan mewujudkan Kabupaten Inklusi,” ucapnya.

 

Salah satu orang tua, Siti Mukodimah (45) mengaku terbantu dan merasa mendapat perhatian lebih atas kehadiran SDK saat mengunjungi anaknya yang mengalami keterbatasan fisik.

 

 “Bahagia dan berterimakasih sekali sudah mau silaturahmi kesini. Ya merasa di uwongke, karena kadang melihat kondisi anak saya seperti itu ada juga yang seolah acuh,” paparnya.

 

Sementara, Kepala Desa Sadang Kulon Suratmin memberikan apresiasi kepada SDK yang telah berkenan menyambangi warganya penyandang disabilitas. Kedepan, ia berharap  dapat bersinergi kembali terkait pendampingan agar para penyandang disabilitas lebih produktif.

 

“Baru pertama kali menjumpai seperti ini, semoga dilain kesempatan dari SDK ada semacam pendampingan apapun bentuknya,” jelas dia, saat mendampingi kegiatan. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.