PERISTIWA

Usai Hadiri Pesta Pernikahan, Puluhan Warga Karanganyar Diduga Mengalami Keracunan

×

Usai Hadiri Pesta Pernikahan, Puluhan Warga Karanganyar Diduga Mengalami Keracunan

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Puluhan warga Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, terpaksa dilarikan ke Puskesmas karna diduga mengalami keracunan makanan. Bahkan banyak yang kekurangan cairan sehingga harus di larikan ke Rumah sakit.
Kejadian itu berawal saat mereka usai menghadiri pesta pernikahan dan kemudian sejumlah warga merasakan gejala mual, muntah, dan diare setelah menyantap makanan di pesta tersebut. Akibatnya banyak korban yang harus dilarikan RS PKU Muhamadyah Gombong dan Rumah Sakit Palang Bru Gombong.
Salah satu korban Waginah (46) RT 01/01 Desa Grenggeng mengatakan dirinya merasakan mual, mutah dan diare dari lebih dari 10 kali sejak pukul 22 : 00 wib, Minggu 2 Februari 2020 tadi malam.

 “Saya muntah mencret bolak balik ke kamar mandi dari jam 10 malam,’’ ungkapnya.

Berdasarkan keterangan Kepala Puskesmas karannganyar Dr. Agus Sapariyanto menjelaskan, sejak pagi tadi Senin 3 Februari 2020 telah menerjunkan tim kesehatan di desa Grenggeng untuk evakuasi korban. Karena  banyaknya korban pihaknya berkoordinasi dengan Puskesmas Gombong 1 untuk penanganan.

“Sementara ini untuk Puskesmas Karanganyar sudah ada 35 korban yang kita tangani. Dan untuk korban lainya ada juga yang di rawat di Rumah sakit Gombong” jelasnya.

 
Sementara itu, Kapolsek Karanganyar Akp Kusnadi SH mengungkapkan, hingga kini kasus itu masih dalam proses penyelidikan dan belum diketahui secara pasti penyebab keracunan tersebut. Dugaan sementara para korban mengalami  kercunan yang disebabkan oleh makanan.

‘’Kita masih meunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut untuk menyimpulkan penyebab kejadian itu,’’ungkapnya.

Dari informasi yang diperoleh, hingga kini total sementara ada 57 korban yang kini tengah menjalani perawatan baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit. Diperkirakan korban akan bertambah dan masih dalam proses penanganan petugas. (k24/ARTA).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.