SEMARANG, Kebumen24.com – Kontingen Kabupaten Kebumen kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Kali ini, medali emas kelima berhasil dipersembahkan pesilat putri Syufi Nafiza Kharin dari cabang olahraga (cabor) pencak silat.
Syufi memastikan kemenangan setelah tampil impresif pada partai final kategori tanding kelas E putri di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Rabu (29/10/2026). Ia sukses mengalahkan pesilat asal Kabupaten Purbalingga, Fernanda Ayu Restiana, dengan skor telak 27-(-3).
Bertanding dari sudut merah, pesilat asal Desa Jladri, Kecamatan Buayan, Kebumen, tersebut langsung menunjukkan dominasinya sejak ronde pertama. Performa apiknya membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan hingga pertandingan berakhir dengan kemenangan meyakinkan bagi Syufi.
Tambahan emas dari pencak silat ini semakin memperkuat perolehan medali kontingen Kebumen. Sebelumnya, empat medali emas telah diraih melalui cabang olahraga sepak takraw, petanque, judo, dan futsal.
Dengan hasil tersebut, Kebumen sementara mengoleksi lima medali emas, lima perak, dan 15 perunggu dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Usai pertandingan, Syufi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya meraih medali emas pertama dalam keikutsertaannya di Porprov. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari latihan keras, doa, serta dukungan orang tua.
“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT dan terus memohon doa restu dari kedua orang tua. Sebelum berlaga di sini, saya melewati banyak cobaan dan latihan yang sangat keras. Alhamdulillah, hari ini saya bisa membuktikannya,” ungkap Syufi.
Mahasiswi Program Studi S1 Ilmu Keolahragaan Unimus itu menjelaskan, kedisiplinan dan peningkatan intensitas latihan menjadi salah satu kunci keberhasilannya. Dalam masa persiapan intensif, ia bahkan menjalani latihan hingga tiga kali sehari.
“Di Kebumen latihan mungkin seminggu tiga kali, tetapi saat masuk pembinaan intensif, latihan bisa dilakukan hingga tiga kali dalam sehari. Emas ini saya persembahkan sebagai apresiasi untuk keluarga dan diri sendiri,” tambahnya.
Meski baru pertama kali meraih emas Porprov, Syufi bukanlah atlet pendatang baru di dunia pencak silat. Ia telah menorehkan sederet prestasi sejak masih duduk di bangku sekolah hingga menjadi mahasiswa.
Bakat Syufi mulai terlihat ketika duduk di kelas VII SMP. Alumni SMP Negeri 2 Ayah, Kebumen, tersebut kemudian mengikuti pembinaan di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah. Sejak saat itu, perjalanan prestasinya terus berkembang.
Sejumlah pencapaian telah diraihnya, di antaranya medali emas Kejuaraan Nasional Pencak Silat 2023, medali emas Asian School Games (ASG) di Vietnam, serta medali emas Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jawa Tengah 2025.
Pada 2025, Syufi juga meraih medali emas PON Bela Diri di Kudus pada kategori tanding kelas D putri dan menjadi juara POMNAS XIX Jawa Tengah.
Deretan prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi Syufi dalam mengembangkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah melalui olahraga pencak silat.
Pelatih pencak silat Kabupaten Kebumen, Subagyono, mengaku bangga atas keberhasilan anak didiknya. Ia menyebut telah mendampingi Syufi sejak masih duduk di bangku SMP dan melihat langsung perkembangan prestasinya dari tahun ke tahun.
“Saya mendampingi Syufi sejak SMP ketika dia meraih Juara 1. Setelah masuk SMA, dia terpilih masuk PPLOP Jawa Tengah dan prestasinya terus meroket, mulai dari Pomnas, kejuaraan di Vietnam, hingga emas Porprov hari ini,” jelas Subagyono.
Menurutnya, keberhasilan Syufi meraih medali emas menjadi motivasi bagi atlet-atlet Kebumen lainnya yang masih berjuang dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Ia berharap tambahan emas dari pencak silat bukan menjadi pencapaian terakhir bagi kontingen Kebumen. Pasalnya, masih terdapat sejumlah cabang olahraga yang belum menyelesaikan pertandingan, termasuk yang masih berpeluang meraih medali pada babak final.
“Alhamdulillah, semoga medali kita tidak berhenti di angka lima. Harapan kami tahun ini bisa melampaui capaian tersebut, apalagi masih ada cabor lain yang masuk final dan belum selesai bertanding. Semoga target dari KONI Kabupaten Kebumen dapat terlampaui,” pungkasnya.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














