KEBUMEN, Kebumen24.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurut Tholibin, Desa Karangsari, Kecamatan Kebumen, menggelar pawai ta’aruf dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, haul keluarga pendiri pesantren, serta Hari Lahir (Harlah) ponpes ke-41. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026, ini diikuti oleh santri pondok, santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), alumni, dan masyarakat sekitar.
Pawai ta’aruf berlangsung dengan menyusuri jalan di sekitar Desa Karangsari dengan rute kurang lebih lima kilometer. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan tahunan yang tidak hanya memeriahkan hari besar Islam, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi keluarga besar pesantren dengan masyarakat.
Pengasuh Ponpes Nurut Tholibin Karangsari, Gus Masrur Rohman, mengatakan kegiatan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga tradisi keagamaan yang telah berjalan di lingkungan pesantren.
“Hari ini kita menggelar pawai ta’aruf yang diikuti oleh santri pondok, santri TPQ, alumni, dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, haul, serta Harlah Ponpes Nurut Tholibin yang ke-41,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian peringatan tahun ini telah dimulai pada Rabu, 7 Oktober 2026, dengan kegiatan ziarah kubur ke makam pendiri pondok pesantren. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan semaan Al-Qur’an pada Kamis, 8 Oktober 2026, sebelum pawai ta’aruf digelar pada Jumat.
Rangkaian kegiatan tersebut dijadwalkan ditutup dengan pengajian sebagai acara puncak yang menghadirkan KH Sahnun Thoifur, pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid dan Darus Syafi’i, Kedungsari, Purworejo.
Melalui kegiatan ini, Gus Masrur berharap para santri dan masyarakat semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta semakin bersemangat dalam menjalankan amal saleh. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiah antara keluarga besar pesantren, santri, alumni, dan masyarakat sekitar.
Peringatan Harlah ke-41 ini sekaligus menjadi momentum untuk mengenang jasa dan mendoakan para pendahulu yang telah berjuang membangun serta mengembangkan Ponpes Nurut Tholibin. Haul tahun ini ditujukan kepada Almaghfurlah KH Slamet Shohib Nahrowi yang ke-2 dan Ibu Nyai Hj. Siti Ngaisyah yang ke-5.
Gus Masrur berharap, doa yang dipanjatkan dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus pengingat bagi generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan dalam pendidikan dan dakwah Islam.
“Mudah-mudahan orang tua kita dan para pendiri pondok pesantren mendapatkan rida Allah SWT dan ditinggikan derajatnya di sisi-Nya,” harapnya. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














