KEBUMEN, Kebumen24.com – Kebiasaan mengambil makanan secara berlebihan hingga berujung terbuang menjadi perhatian Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Ia mengajak masyarakat untuk lebih menghargai makanan dengan mengambil sesuai kebutuhan, baik saat makan di rumah maupun ketika menghadiri hajatan dan jamuan.
Pesan tersebut disampaikan Lilis dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 melalui kegiatan Senam Segar Bareng Biyunge di Alun-alun Pancasila Kebumen, Jumat (9/10/2026).
Dalam kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut, Lilis berinteraksi langsung dengan para pelajar melalui kuis edukatif seputar pangan. Ia mengingatkan bahwa upaya mengurangi pemborosan makanan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mengajak masyarakat menghindari perilaku mubazir, Lilis juga mendorong warga untuk mengenal dan memanfaatkan beragam sumber pangan lokal sebagai alternatif makanan pokok.
“Ubi, singkong, dan kentang adalah contoh sumber makanan pokok atau karbohidrat kita,” ujar Lilis saat berdialog dengan para pelajar.
Menurutnya, pemahaman mengenai keberagaman pangan perlu ditanamkan sejak dini agar masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan pokok. Pemanfaatan bahan pangan lokal juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan konsumsi yang lebih beragam.
Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar dari SMP Negeri 1 Kebumen, SMP Taman Dewasa, dan SMA Negeri 1 Kebumen. Para peserta mendapatkan edukasi mengenai prinsip B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman, sebagai pedoman dalam memilih dan mengonsumsi makanan.
Peringatan Hari Pangan Sedunia di Kebumen juga dirangkai dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Pasar Mitra Tani yang digelar di depan Pendopo Kabumian.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan dengan beragam pilihan pangan sekaligus diajak memahami pentingnya pola konsumsi yang sehat dan bijak.
Pesan untuk menghargai makanan pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat dapat memulainya dengan mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan yang telah diambil, serta lebih terbuka terhadap berbagai sumber pangan lokal.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.














